"Keputusannya adalah mempertimbangkan rasa kemanusiaan dan diputuskan atas dasar kasus demi kasus," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Liu Jianchao, dalam konferensi pers reguler, di Beijing, Kamis.
Ia mengatakan, keputusan yang diambil Pemerintah China adalah dibuat atas prinsip kedaulatan.
Meskipun Beijing telah memberikan izin namun dirinya tidak bersedia menjelaskan secara rinci mengenai keberadaannya di pelabuhan itu.
USS Kitty Hawk telah tiba di Hongkong pada Rabu, untuk memberikan para awak kapal selama empat hari meninggalkan lepas pantai.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengumumkan bahwa Menlu China Yang Jiechi akan menghadiri pertemuan internasional di Timur tengah yang dijadwalkan akan berlangsung 26-27 November di Amerika Serikat.
"Kunjungan Menlu ke AS adalah untuk memenuhi undangan Menlu Condoleezza Rice," katanya.
Selama pertemuan yang akan berlangsung di Annapolis, Maryland, Pemerintah China akan bekerja dengan pihak-pihak yang terkait untuk mendiskusikan bagaimana upaya menciptakan perdamaian di Timur Tengah.
Pemerintah China, katanya, mendukung dan akan berpartisipasi dalam semua upaya internasional yang kondusif untuk merealisasikan perdamaian di wilayah itu.
"China berharap agar Palestina dan Israel dapat melakukan kontak satu sama lain dan mendiskusikan kemungkinan upaya perdamaian," kata Liu. (*/cax)