< >

2008, Adam Air Sewa Boeing 737

Jum'at, 23 November 2007 08:11
Kapanlagi.com - Direktur Utama Perusahaan Penerbangan Adam Air Sky Conection (Adam Air) Adhitya Suherman mengatakan pihaknya akan menyewa lima pesawat baru tipe Boeing 737 - 400 untuk menambah armadanya pada 2008.

"Kita perkirakan untuk biaya satu pesawat tersebut mecapai Rp30 miliar," katanya di Jakarta Kamis.

Menurut dia, biaya tersebut terdiri dari sewa pesawat 250 ribu dolar AS per bulan ditambah dengan biaya lainnya seperti pelatihan pilot dan awak pesawat tersebut.

Ia mengatakan, keputusan menyewa pesawat dibandingkan membeli karena dianggap lebih murah. "Bila beli maka kita susah untuk menjualnya, padahal kan pesawat itu perlu pembaharuan setelah pemakaian beberapa tahun," katanya.

Sementara itu, terkait dengan semakin tingginya harga minyak dunia, pihaknya berusaha untuk melakukan penghematan biaya namun tidak mengurangi keamanan dan kenyamanan sehingga kenaikan harga tetap bisa ditekan.

Ia mencontohkan penghematan dalam hal penjualan tiket. "Kita saat ini bekerja sama dengan berbagai bank untuk pembelian tiket melalui e- chanel," katanya.

Menurut dia, dengan e-chanel tersebut selain memudahkan pelanggan juga memberikan penghematan sebesar Rp 2000 per tiket. Hal itu terkait dengan pengadaan kertas tiket yang bisa dikurangi sehingga mengurangi biaya tempat untuk persediaan dan tenaga untuk distribusi tiket tersebut.

Ia juga menyatakan, pihaknya tetap optimis bahwa tahun depan masyarakat yang melakukan perjalanan dengan pesawat terbang akan meningkat dibandingkan tahun ini.

"Menurut data Departemen Perhubungan dalam lima tahun ke depan jumlah penumpang pesawat kan terus meningkat, saya kira hal ini karena saat ini perjalanan melalui pesawat telah menjadi kebutuhan," katanya.

Layani Haji

Adhitya menyatakan pihaknya saat ini melayani penerbangan sebanyak 4000 calon jamaah haji dari Mataram ke Surabaya. "Kemudian jamaah akan diberangkatkan oleh Saudi Airline," katanya.

Sementara itu, untuk melayani Natal dan Tahun Baru, pihaknya siap menambah penerbangan ekstra. "Terutama kita siapkan untuk Jakarta-Medan, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Denpasar, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Balikpapan," katanya. (kpl/rit)