Pelatih Persema, Rohanda, Senin, mengatakan, dalam beberapa hari yang tersisa sebelum menghadapi PSDS, pihaknya terus berupaya memperbaiki lini pertahanan agar semakin solid serta mencari skema taktik dan strategi jitu untuk meredam serangan PSDS.
"Lini per lini ini harus dibenahi secara serius dan yang pasti kami tidak akan melakukan 'perang' terbuka menghadapi PSDS mendatang, jika hal itu dilakukan akan sangat berbahaya bagi tim, karena tim tuan rumah (PSDS) akan mudah membobol pertahanan kita (Persema)," katanya di Malang.
Ia mengakui, untuk mempersolid lini belakang guna menangkal serangan-serangan pemain PSDS bukan hal mudah apalagi kualitas pemain berjuluk "Traktor Kuning" itu juga merata dan sama bagusnya seperti Ansyari Lubis.
Sementara itu manajer Persema Malang Bambang DH. Suyono mengatakan, tim berjuluk "Laskar Ken Arok" itu akan meninggalkan Malang Senin atau Selasa (03/12 atau 04/12) mendatang.
"Setelah dijamu PSDS, seluruh pemain Persema dan official yang dibawa ke ranah Sumatera tidak langsung balik ke Malang, tetapi meneruskan perjalanan untuk menghadapi pertandingan berikutnya yang dijamu Persiraja Banda Aceh," katanya.
Dari dua pertandingan away tersebut, Persema Malang menargetkan poin absolut agar bisa lolos ke Superliga 2008, karena saat ini Persema berada di posisi rawan bahkan sudah terlempar dari zona Superliga yakni di posisi 10.
Jika enam pertandingan sisa baik di kandang maupun luar kandang, minimal tidak kehilangan poin, maka kemungkinan tim Persema masih bisa lolos ke laga Superliga 2008. (*/lpk)