"Saya merasa kurang nyaman di ruang tunggu ini karena tempat duduknya berdempetan dan tanpa pemisah sehingga kalau kita taruh barang-barang rasa was-was pasti ada," kata Ny Lili, salah seorang penumpang di tempat itu yang ingin berangkat ke Jakarta, Senin.
Menurut dia, sebaiknya pengelola bandara memberi batas antara tempat duduk yang satu dengan yang lain, selain itu gang untuk lalu lalang terlalu sempit seperti saat ini yang lebarnya hanya satu meter dengan tempat duduk yang saling berhadapan.
Di tempat yang sama penumpang lain pun juga mengeluhkan hal yang sama ditambah lagi dengan antrian panjang di depan pintu keluar menuju bis bandara, yang mengantarkan ke tangga pesawat.
"Saya paling malas kalau sudah mengantri di pintu keluar ruang tunggu bandara menuju pesawat dan saya lebih memilih belakangan menuju bis bandara," kata Filiyanti.
Dari pantauan ANTARA di lokasi tersebut, antrian panjang saat menuju pintu keluar ruang tunggu bandara ke pesawat disebabkan oleh petugas maskapai yang melakukan pengecekan terhadap tiket pesawat dengan nama pada tiket apakah sudah sesuai dengan kartu identitas penumpang.
Kondisi itu mengakibatkan penumpang pesawat lain tidak bisa melintas akibat sempitnya jalan. (kpl/rit)