BPOM Nilai Pemerintah Serius Tangani Produk Makanan

Kapanlagi.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menilai Pemerintah China sangat serius menangani kualitas dan keamanan produk makanan yang diproduksi di negaranya, sehingga aman untuk dikonsumsi.

"Saya menilai Pemerintah China sangat serius dalam memperhatikan produsen makanan dan tegas bagi yang melakukan pelanggaran," kata Kepala BPOM Husniah Rubiana Th. Akib, di Beijing, Selasa.

Hal tersebut dikemukakan di sela penyelenggaraan Forum Tingkat Tinggi Internasional Keselamatan Makanan yang diikuti oleh ratusan delegasi dari sekitar 40 negara yang berlangsung pada 26-27 November 2007 di Beijing.

Adanya forum ini, katanya, merupakan bukti keseriusan Pemerintah China untuk terus memperbaiki sekaligus menunjukkan ke masyarakat dunia bahwa China sangat serius dalam memperhatikan keselamatan, kesehatan dan kualitas produk makanan yang diproduksi di negaranya.

Banyaknya perusahaan makanan yang ditutup oleh pemerintah karena dinilai tidak bisa memproduksi makanan berkualitas dan aman untuk dikonsumsi, katanya, juga merupakan keseriusan yang diperlihatkan oleh pemerintah setempat.

Meskipun demikian, kata Husniah, masih saja ada beberapa produk makanan asal China yang masuk ke Indonesia yang tidak memenuhi syarat bahkan ilegal, meskipun jumlahnya sebenarnya tidak terlalu besar.

"Soal ada produk China yang tidak memenuhi syarat masuk ke Indonesia, hal itu semata-mata karena memang ada perbedaan standar makanan antara kedua negara," katanya.

Sebanyak 130 perusahaan makanan China dalam pernyataan tertulis yang disampaikan dalam forum itu, menyatakan berjanji untuk meningkatkan dan memperbaiki pengawasan kualitas makanan.

Dalam pernyataannya mereka berjanji untuk memperkuat pengawasan melalui proses produksi, mengurangi penggunaan bahan baku yang tidak memenuhi standar, memperbaiki manajemen, serta berbagi pengalaman dan teknologi.

Sementara 300 lebih perusahaan makanan lokal yang ada di China melalui faksimil dan surat elektronika juga menyatakan bergabung dan menyatakan janjinya untuk terus meningkatkan kualitas makanan.

Di China, setidaknya terdapat 448 ribu perusahaan produksi dan pengolahan makanan, dengan total produksi senilai 1,28 triliun yuan atau 173 miliar dolar AS dalam semester pertama 2007, naik 29,9 persen pada tahun ke tahun.

Para produsen dan pengolahan makanan juga berjanji untuk mengikuti upaya pemerintah untuk memperbaiki standar kualitas, yang mencakup produk makanan olahan hasil laut, sayuran, pasta gigi, serta mainan anak-anak.

Dalam beberapa bulan ini, sejumlah industri China telah memfokuskan memperbanyak laporan mengenai produk-produk yang tidak memenuhi standar, khususnya untuk produk makanan.

Pemerintah China dalam beberapa bulan ini terus melakukan kampanye mengenai "perang" terhadap produk yang tidak memenuhi standar dan mendesak produsen untuk meningkatkan kualitas makanan.

Selama kampanye, sebanyak 626 kasus kriminal termasuk 774 tersangka telah masuk dalam catatan pelaku produksi makanan dan obat-obatan di bawah standar, demikian dikemukakan kabinet China.

Pada akhir bulan lalu, Dewan Negara atau kabinet China secara prinsip telah menyetujui sebuah rancangan Undang-Undang mengenai keselamatan makanan menyangkut soal produksi makanan, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, serta penjualan.

Bahkan antara China dan negara-negara anggota ASEAN telah mengeluarkan suatu kesepakatan bersama, yang menyuarakan memperkuat kerjasama bidang keselamatan makanan, promosi perdagangan makanan serta melindungi hak-hak konsumen. (kpl/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com