< >

Puting Beliung Hantam Magetan

Rabu, 28 November 2007 07:14
Kapanlagi.com - Puluhan rumah di empat kecamatan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, rusak akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (27/11) sore. Terjangan angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 wib melanda di empat kecamatan meliputi Kecamatan Takeran, Kawedanan, Bendo, dan Kecamatan Untoronadi.

Akibat dari kejadian tersebut, puluhan rumah roboh, puluhan rumah rusak berat dan ringan, serta puluhan pohon besar di sepanjang jalan jalan tumbang. Bahkan beberapa pohon besar yang tumbang sempat memutus jalur Madiun - Magetan, laiknya pohon besar yang tumbang dan menutup Jalan di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.

Salah seorang warga Desa Kuwanhardjo, Kecamatan Takeran, Sudiman (50), mengatakan angin puting beliung itu datangnya hampir bersamaan dengan datangnya hujan yang hampir bersamaan melanda sejumlah desa di empat kecamatan.

"Angin kencang disertai hujan deras itu telah menghancurkan rumah-rumah penduduk di sini," katanya.

Menurut dia, saat angin puting beliung itu menerjang wilayah perkampungan, warga setempat yang mengetahui angin kencang tersebut, berusaha untuk keluar dari rumah masing-masing.

"Ya angin itu bergemuruh begitu cepat melintasi wilayah perkampungan kami," katanya menambahkan. Hal senada juga dialami Ningsih (35), warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan yang rumahnya juga rusak poranda diterjang angin puting beliung.

Menurut Harti, terjangan angin puting beliung tersebut berlangsung hanya sekitar tiga menit, sedangkan hujan saat itu terjadi sekitar 30 menit.

"Saat itu saya panik, mau tidak mau saya bersama keluarga menyelamatkan diri dengan keluar rumah," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuwanhardjo, Kecamatan Takeran, Sardi mengatakan pihaknya masih belum bisa memastikan berapa banyak rumah warga di desanya yang mengalami kerusakan.

"Kami belum selesai mendatanya, sehingga belum bisa memberitahukan berapa jumlah rumah yang terkena musibah kali ini," katanya.

Namun demikian, kata dia, berdasarkan data sementara yang diperolehnya terdapat puluhan rumah di desa ini yang mengalami rusak baik berat maupun ringan. (*/boo)