"Fenomena-fenomena itu biasanya yang mengikuti awal musim penghujan. Jadi, perlu waspada," kata Ahli Meteorologi dan Geofisika BMG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ir Eko Prasetyo, di Surabaya, Rabu, menanggapi terjadinya hujan es dalam dua hari terakhir yakni di Lamongan dan sekitarnya (27/11) serta Malang (28/11).
Khusus mengenai hujan es, menurut dia, biasanya terjadi pada saat musim hujan yang ditandai dengan adanya awan hujan Cumulu Nimbus (CB) yang rendah. Hujan es tidak hanya berpotensi terjadi di dataran tinggi, tetapi juga bisa di dataran rendah.
Jadi, katanya, potensi terjadinya hujan es bisa di mana saja. Lokasi terjadinya hujan es sulit diprediksi, tidak seperti halnya intensitas hujan.
"Jika intensitas hujan masih bisa diprediksi yakni ringan, sedang hingga lebat. Tapi, hujan es tidak bisa, karena hal ini juga tergantung kondisi awan yang ada," katanya menambahkan.
Hujan es yang disertai angin di Jatim setidaknya telah terjadi di Lamongan (27/11) dan Malang (28/11). Hujan es di Lamongan terjadi sekitar pukul 13.43 WIB, sedangkan Malang terjadi pukul 14.45 WIB.
"Awalnya hujan deras biasa kemudian dibarengi hujan es. Jadi airnya berbentuk kristal butiran es kecil-kecil. Tapi hujan es ini tidak berlangsung lama, hanya sekitar 10 menit," kata Endang, warga Karang Ploso, Malang.
Sebelum hujan deras, di kawasan setempat diselimuti awan CB sangat tebal dan ketika hujan dibarengi angin kencang.
Berawan
Secara terpisah Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Juanda, Endro Thajono, mengatakan bahwa di Surabaya dan sekitarnya sore ini mulai muncul awan CB cukup tebal.
Meskipun demikian, Surabaya dan sekitarnya diprediksikan tidak akan turun hujan, karena daerah di sekitarnya relatif cerah, sehingga tidak mendukung awan CB tersebut menjadi hujan.
Suhu udara di Surabaya saat ini berkisar 17-36 derajat Celcius, dengan kecepatan angin berkisar 5-55 kilometer per jam atau relatif sama dengan kondisi di Jatim pada umumnya.
Kendati begitu, ia memperkirakan suhu udara di Surabaya esok hari bisa mencapai 37 derajat Celcius. Suhu udara di Surabaya disebutkan berkisar 24-37 derajat Celcius. (*/boo)