Koordinator Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Bengkulu Adjat Sudrajat di Bengkulu, Kamis menjelaskan, gempa tersebut terjadi pada episentrum 3,05 lintang selatan (LS) dan 100,79 bujur timur (BT).
Lokasi gempa berada pada 63 kilometer barat laut Kabupaten Muko Muko, Provinsi Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer.
Dalam sepekan terakhir ini Bengkulu diguncang lima kali gempa dengan kekuatan cukup besar dan guncangannya dirasakan cukup kuat oleh masyarakat, yakni pada Minggu (25/11) pukul 09:51:59 WIB terjadi gempa 6,2 SR yang berlokasi di 28 Km barat daya Muko Muko, dengan kedalaman 55 Km.
Pada hari yang sama, pukul 17:07:55 WIB kembali terjadi gempa dengan kekuatan 5,6 SR berlokasi di 164 Km barat daya Bengkulu, dengan kedalaman 30 Km.
Kemudian pada Senin (26/11) pukul 00:41:37 WIB juga terjadi gempa berkekuatan 6,0 SR yang berlokasi di 107 Km barat laut Kabupaten Muko Muko dengan kedalaman 20 Km.
Pada Rabu petang (28/11) pukul 17:06:05 WIB, gempa berkekuatan 5,4 SR juga menggoyang daerah itu, dan terakhir pada hari ini (29/11) berkekuatan 5,6 SR.
Bengkulu diguncang gempa 7,9 SR pada 12 September 2007 yang menimbulkan korban jiwa 15 orang, luka berat 13 orang dan luka ringan 38 orang.
Gempa tersebut juga telah menimbulkan kerusakan pada rumah penduduk, bangunan pemerintah dan fasilitas umum lainnya dengan kerugian mencapai Rp3 triliun.
Paska gempa pertama itu hingga kini telah terjadi ribuan kali gempa susulan, dan 158 kali di antaranya berkekuatan di atas 5,0 SR serta getarannya dapat dirasakan masyarakat.
Pada 4 Juni 2000, daerah ini juga diguncang gempa 7,3 SR yang mengakibatkan korban jiwa 94 orang dan ribuan luka-luka, serta menghancurkan ribuan rumah penduduk dan bangunan lainnya dengan kerugian sekitar Rp400 miliar. (*/cax)