Jepang Mulai Latihan Pencegatan Rudal 17 Desember
Kapanlagi.com - Angkatan Laut Pasukan Bela Diri Jepang akan memulai latihan percobaan pencegatan rudal dengan menggunakan sistem pertahanan perang Aegis yang ditempatkan di kapal-kapal perangnya pada 17 Desember mendatang. Pejabat senior Jepang seperti dikutip Kyodo News di Tokyo, Kamis, menyebutkan, latihan pertahanan itu akan dilakukan di sekitar Hawaii, kepulauan milik AS yang juga dikenal sebagai basis militer terdekat dengan Jepang. Kegiatan tersebut merupakan upaya Jepang untuk mempercepat penempatan rudal-rudal pertahanan jarak jauhnya di negara tersebut, sejak Korea Utara melakukan uji coba misil perangnya Juli tahun lalu. Uji coba pencegatan peluru kendali yang mengarah ke Jepang juga sekaligus mengukur kecepatan dan ketetapan dari sistem Aegis. Sistem tersebut akan menggunakan Rudal Standar-3 (SM-3) yang ditempatkan di kapal perang Kongou, kelas perusak, di sekitar Pulau Kauai, Hawaii. Kapal perusak dengan bobot mati 7.250 ton itu juga pernah berpartisipasi dalam latihan perang rudal yang digelar Angkatan Laut Amerika Serikat Juni tahun lalu. Aegis, diambil dari nama perisai pelindung milik dewa asal Yunani, Zeus, dan sesuai namanya, ia merupakan sistem pertahanan peluru kendali yang bisa menangkis banyak serangan peluru kendali secara simultan. Untuk meningkatkan peran payung perlindungannya, Aegis ditempatkan di kapal-kapal perang di berbagai samudra guna melacak keberadaan peluru kendali musuh dan kemudian menghancurkannya jauh sebelum mencapai sasaran. Selain mengandalkan Aegis, Jepang juga telah menempatkan rudal-rudal pertahanan udaranya dari jenis Patriot-3, di sekeliling Tokyo, guna memberikan perlindungan berlapis terhadap ibukota Jepang itu dari serangan rudal musuh. Jepang selama ini tidak nyaman dengan sepak terjang militer Korea Utara, yang dinilainya agresif dan bisa mengancam stabilitas kawasan. Itu sebabnya Jepang mendorong AS untuk meningkatkan payung perlindungannya dengan menempatkan rudal-rudal balistik di wilayah Jepang. Sejak kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, negara itu tidak diperkenankan memiliki angkatan perang, guna mencegah terulangnya agresi militer Jepang atas negara lain. Berdasarkan konstitusinya (yang didikte AS) Jepang hanya boleh memiliki pasukan bela diri saja. (*/cax) |