Enam orang bersenjata juga cedera dalam serangan itu, yang ditujukan pada Pasukan Eksekutif Hamas, satuan paramiliter yang menjaga keamanan Gaza setelah gerakan itu menguasai wilayah tersebut pada pertengahan Juni.
Petugas medis sebelumnya menyatakan, dua gerilyawan tewas dalam serangan tersebut.
Seorang juru bicara militer Israel mengkonfirmasi serangan udara telah dilakukan terhadap sebuah posisi Hamas di Gaza selatan. Gerilyawan meluncurkan 11 roket atau mortir dari wilayah itu ke Israel pada Rabu, tambahnya.
Dengan kematian terakhir itu, jumlah korban tewas dalam kekerasan Israel-Palestina sejak meletusnya pemberontakan kedua Palestina pada September 2000 menjadi 5.941, sebagian besar orang Palestina, menurut hitungan AFP. (*/cax)