< >

Pekan Film Indonesia di Praha Segera Dibuka

Jum'at, 30 November 2007 07:13
Kapanlagi.com - Menteri Kebudayaan Ceko, Vaclav Jehlicka, akan membuka Pekan Film Indonesia yang berlangsung dari 3 hingga 11 Desember di Cinema Ponrepo, Bartolomejska, Praha.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Ceko, Salim Said, bersama Vladimir Opela dari Czech National Film Archive, dalam jumpa pers yang dihadiri puluhan wartawan media cetak dan radio setempat, kata jurubicara KBRI Praha Azis Nurwahyudi di London, Rabu (28/11).

Salim Said menjelaskan, penyelenggaraan Pekan Film Indonesia dengan tema 'Panorama Film Indonesia' itu menurut rencana akan dibuka Menteri Kebudayaan Ceko, Vaclav Jehlicka pada Senin (3/12) mendatang.

Dalam pekan film tersebut akan diputar film pilihan yang mendapatkan apresiasi baik di tingkat nasional maupun internasional seperti film PEJUANG, PAGAR KAWAT BERDURI, SUCI SANG PRIMADONA, IBUNDA, dan CINTA DALAM SEPOTONG ROTI.

Pada konferensi pers tersebut, Dubes yang juga seorang kritikus film, menjelaskan perkembangan perfilman di Indonesia. Dikatakannya, perkembangan film di Indonesia dimulai sejak awal abad ke-20, tidak jauh beda dengan negara lainnya, namun baru pada tahun 70-an memiliki sinematek untuk arsip film. Akibatnya, kini sulit untuk mencari film-film lama karena belum terdokumentasikan dengan baik.

Dubes juga mengatakan bahwa Indonesia mempunyai sekolah perfilman yang lulusannya banyak berprestasi dan mendapat penghargaan atas karya-karyanya. Diharapkan kelak dapat pula diputar film-film Indonesia karya sutradara yang masih muda.

Menjawab pertanyaan wartawan, Dubes Salim Said mengatakan bahwa produksi film di Indonesia pernah mencapai 130 per tahun. Film-film tersebut pernah bersaing dengan film produksi Hollywood, Bollywood, Hongkong, dan Taiwan untuk menarik perhatian penonton.

"Pada masa itu, belum banyak film produksi Eropa yang beredar di bioskop di Indonesia, dan jika ada film tersebut beredar hanya di kalangan terbatas yakni di kine club," ujarnya.

Salim Said berharap kerja sama pemerintah Indonesia dan Ceko di bidang budaya khususnya film akan terus terjalin, dan diharapkan pada tahun-tahun mendatang KBRI akan dapat memutar film Indonesia dengan tema retrospeksi dari seorang sutradara atau pemain film.

Pada kesempatan itu Dubes menceritakan pengalamannya yang unik karena beberapa tahun lalu saat menjabat Ketua Dewan Kesenian Jakarta ia membuka Pekan Film Cekoslovakia di Jakarta, dan minggu berikutnya membuka Pekan Film Indonesia di Ceko. (*/boo)

KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar