Impor Makanan dan Minuman Beralkohol ke Bali Turun

Kapanlagi.com - Impor makanan, minuman keras (beralkohol), termasuk tembakau, ke Bali, selama Agustus 2007 hanya seharga US$593 ribu atau turun drastis dari bulan sebelumnya US$2,5 juta.

Walaupun selama Agustus terjadi penurunan impor, namun devisa yang dikeluarkan untuk membeli berbagai jenis makanan dan minuman itu selama delapan bulan pertama 2007 mencapai US$9 juta atau setara dengan Rp81,6 miliar.

Dalam Statistik Ekonomi Keuangan Bali yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) Denpasar, Jumat (30/11), menyebutkan, impor berbagai jenis makanan dan minuman itu secara umum dari tahun ke tahun terus meningkat, bahkan sudah melampaui tahun 2006 yang bernilai US$8,1 juta.

Membanjirnya makanan dan minuman impor itu penyebarannya hingga ke pasar-pasar tradisional. Masyarakat berharap agar aparat pemerintah lebih sering ke lapangan melakukan pengawasan secara intensif terhadap keabsahannya.

Hal itu penting dilakukan aparat, mengingat daging dalam kemasan kaleng impor banyak tidak terdaftar di daerah ini, sehingga makanan keluaran pabrik yang ada di pasar tradisional maupun swalayan banyak yang dianggap ilegal.

Ribuan kaleng daging impor dimusnahkan di daerah ini akibat tidak terdaftar dan dianggap ilegal. Oleh sebab itu, tim gabungan dari Dinas Perindustrian serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan, tetap melakukan pemantauan.

Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindag Bali, Bagus Ketut Wijaya di tempat terpisah menegaskan, pihaknya setiap saat melakukan pengawasan dengan mendatangi pedagang di pasar-pasar tradisional maupun swalayan.

Hal itu penting dilakukan petugas sehubungan Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia, kebanjiran makanan impor, termasuk minuman beralkohol (minuman keras), dengan jumlah pengeluaran devisa yang bertambah terus.

Masyarakat Pulau Dewata terutama di Denpasar dan sekitarnya sempat melontarkan kekhawatiran terhadap kesehatannya akibat mengonsumsi berbagai jenis makanan dalam kemasan impor yang tidak memenuhi standar kesehatan. (*/lpk)

©2003-2007 KapanLagi.com