Dari 77,7% suara yang sudah dihitung, Partai Rusia Bersatu dan tiga partai lainnya menang dengan suara yang cukup untuk mewakili majelis rendah Negara Bagian Duma dalam parlemen.
Partai Komunis hanya meraih 11,7%, ultra-nasionalis Partai Demokrat Liberal Rusia 8,7%, dan Partai Rusia 8%.
Semua, keempat partai secara luas mendukung Kremlin dalam parlemen terakhir.
Sedangkan tujuh partai lainnya, termasuk oposisi liberal Rusia gagal mencapai batasan perolehan suara yang ditentukan, yakni 7%, untuk bisa memenangkan kursi di parlemen.
Pemilu kali ini diikuti lebih dari 60% dari pemilih, melampaui partisipasi pemilihan parlemen tahun 2003, menurut kepala pemilu Vladimir Churov.
Berdasarkan konstitusi, Putin harus mundur setelah pemilihan presiden 2 Maret, tetapi dia mengatakan mendapat dukungan kuat dari Partai Rusia Bersatu yang akan memberinya mandat moral untuk melanjutkan beberapa pembentukan badan pemerintahan.
Pemilihan umum kali ini dibayangi oleh klaim-klaim mengenai pelanggaran-pelanggaran dari partai-partai oposisi dan organisasi-organisasi non pemerintah. Partai Komunis dalam hal ini mengatakan bahwa pihaknya akan meminta Mahkamah Agung memutuskan keabsahan hasil-hasil pemilihan. (*/cax)