< >

Deptan: Pemerintah Usahakan Tak Impor Daging Sapi Lagi

Selasa, 04 Desember 2007 09:47
Kapanlagi.com - Indonesia menargetkan tidak lagi mengimpor daging sapi dalam beberapa tahun ke depan , melalui upaya program pemenuhan konsumsi daging dengan ketersediaan ternak sapi di dalam negeri, kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Departemen Pertanian (Deptan), Dr Hasanuddin Ibrahim, di Bandarlampung, Senin.

Kondisi kekurangan pasokan ternak sapi untuk pedaging , menurut Sekjen Deptan, antara lain akibat kecenderungan peternak yang memilih menjual atau memotong ternak betina produktif untuk diambil dagingnya karena daya tarik harga yang cukup tinggi.

Populasi sapi yang dipelihara lebih banyak jantan sehingga tidak dapat berbiak dengan cepat.

"Konsumsi daging di negara kita per kapita per tahun mencapai sedikitnya 4 kg yang belum dapat dipenuhi dari ketersediaan ternak sapi dan daging dari dalam negeri," kata Hasanuddin pula. Dia menyebutkan populasi sapi di tanah air berkisar 10 juta ekor.

Impor ternak sapi setiap tahun berkisar 350.000 hingga 400.000 ekor atau mencapai kisaran 3,5 persen hingga empat persen dari tingkat konsumsi daging sapi itu setiap tahunnya.

"Walaupun kekurangannya sedikit, tapi kenyataannya kita masih terus impor ternak dan daging sapi itu sampai sekarang," kata dia pula.

Pemerintah melalui Departemen Pertanian pada tahun 2008/2009 menyiapkan program dukungan permodalan dan pembiayaan untuk menopang ketersediaan ternak sapi di tanah air, antara lain bekerjasama dengan perusahaan perkebunan yang mendorong petani/pekebun plasma untuk juga dapat beternak sapi yang ditopang bantuan modal dari pemerintah.

Deptan juga mendorong adanya tenaga inseminator swasta yang mendapatkan dukungan fasilitas dari pemerintah untuk lebih banyak menghasilkan pabrik mani untuk pembiakan ternak sapi unggulan.

Ditargetkan dalam dua tahun pada 2008 hingga 2009, kebutuhan ternak sapi nasional dapat terpenuhi dari ternak dan daging dalam negeri, sehingga tidak perlu mengimpor lagi.

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-27 dipusatkan di PKOR Way Halim, di Bandarlampung, 5-8 Desember 2007 yang juga dijadualkan akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan rangkaian acara Indonesia Food Expo 2007 dan Lampung Agro Expo (LAE) 2007.

Tema HPS tahun ini adalah "Melalui Peningkatan Produksi dan Mutu Produk Pangan Hewani, Kita Tingkatkan Kecerdasan Bangsa." (kpl/rit)