< >

Ikan Patin Indonesia Berpeluang Geser Vietnam

Selasa, 04 Desember 2007 14:27
Kapanlagi.com - Ikan patin asal Indonesia dinilai memiliki peluang untuk menggeser dominasi ekspor patin Vietnam di pasar internasional dalam lima tahun ke depan.

Dirjen Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan, Made L Nurjana di Jakarta, Selasa menyatakan, saat ini dengan produksinya mencapai 500 ribu ton negara di kawasan Indocina tersebut mampu menjadi eksportir patin terbesar di dunia.

"Namun patin di Vietnam di budidayakan di perairan Sungai Mekong yang mengalir di lima negara dari China, Thailand, Kamboja hingga Vietnam sehingga airnya kotor," katanya.

Sementara itu, tambahnya, pembudidayaan ikan patin di Indonesia umumnya masih dilakukan di perairan yang belum tercemar oleh limbah pabrik maupun rumah tangga.

Kawasan perairan yang banyak dimanfaatkan untuk membudidayakan ikan patin menurut Made seperti di Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

"Dengan kondisi tersebut kami optimis patin Indonesia akan mampu menggeser dominasi ekspor Vietnam," katanya.

Kendala Indonesia dalam mengekspor patin, lanjutnya, karena produksinya yang masih sangat rendah yakni baru 100 ton per hari sedangkan ekspor baru sebesar 700 ton.

Made mengatakan, harga ikan patin dalam bentuk fillet mencapai 2,6-2,8 dolar AS per kilogram sedangkan di tingkat petani di Indonesia sekitar Rp8.000/kg

Konsumen ikan patin di dunia yakni di Eropa yang mencapai 20 persen, karena komoditas tersebut mampu menggantikan udang yang harganya lebih tinggi. (kpl/rit)