Ukraina secara patungan menyelenggarakan turnamen itu bersama Polandia, tapi FIFA dan UEFA mengatakan, pembangunan pertokoan dan pusat rekreasi oleh stadion Olimpiade era Soviet dengan 84.000 tempat duduk itu melanggar peraturan keselamatan karena menutup pintu keluar darurat.
Presiden Viktor Yushchenko mengeluarkan dekrit September lalu berisi perintah untuk membongkar fasilitas setengah jadi itu, tapi kompensasi belum dibicarakan.
"Jika komplek yang dibangun di depan stadion Olimpiade itu tidak dibongkar, maka kita akan kehilangan turnamen itu," kata Blokhin seperti dikutip kantor berita.
"Jika ini berlanjut - dan presiden bicara, pemerintah bicara serta wali kota Kiev juga ikut bicara - tapi masalah ini tetap tak selesai - maka kita akan tanpa Euro 2012."
Mantan komunis Ukraina dan Polandia harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk membangun stadion, sarana transportasi dan hotel-hotel untuk menyiapkan salah satu event olah raga terbesar dunia itu. (*/cax)