
"Untuk penyakit AIDS saat ini cukup memprihatinkan, dimana kondisinya semakin banyak terjadi," ujar Indra pada hari Minggu (2/12), disela-sela pemilihan model di Plaza Medan Fair, Medan.
Menurut pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1977, lalu itu, penyakit AIDS sebenarnya masih bisa dicegah.
"Penyakit AIDS sebenarnya bisa dicegah. Tapi hal ini ibarat sebuah fenomena gunung es, kelihatannya sedikit, tapi ternyata di bawah itu tidak kelihatan. Itu yang tidak terdeteksi, sehingga hal ini ibarat fenomena gunung es," tutur pria yang pernah meluncurkan buku autobiografi berjudul 'Indra Bekti 28 Ways to Stardom', yang berisi 28 rahasia dan 28 kiat sukses karirnya di dunia entertain.
Selain itu, Indra juga mengharapkan adanya peningkatan usaha penanggulangan penyakit itu, serta makin ditingkatkannya pula kewaspadaan diri masing-masing.
"Saat ini dibutuhkan langkah-langkah penanggulangan serius agar penyakit AIDS ini dapat diatasi. Untuk penyuluhan-penyuluhan saat ini kurang maksimal. Saat ini dibutuhkan sebuah kesadaran diri manusianya agar terhindar dari AIDS," tandasnya.
"Mudah-mudahan penyakit AIDS ke depannya semakin sedikit, karena saat saya dengar justru makin banyak, terutama di Irian Jaya. Hal ini cukup memprihatinkan sekali. Sudah saatnya dibutuhkan kesadaran agar dapat berkurang," pungkasnya.
Lantas, saat ditanya tentang kesiapannya untuk diajak melakukan kampanye AIDS, Indra menyatakan bersedia.
"Aku selalu siap jika diajak untuk melakukan sosialisasi atau pun kampanye tentang AIDS. Tentunya hal ini akan mampu mengurangi secara perlahan-lahan penyakit AIDS ini," pungkasnya. (romulo/kpl)
Lihat Profil: Indra Bekti