Advertisement
 
Rabu, 05 Desember 2007 10:35
FFI Tak Permasalahkan Aktor/Aktris Berkasus
Kapanlagi.com - Penangkapan sejumlah artis yang tersangkut penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba) belakangan ini ternyata juga menarik perhatian serius dari penyelenggara Festival Film Indonesia (FFI). Paling tidak hal itu diakui aktor kawakan Deddy Mizwar, Ketua Umum BP2N selaku Penyelenggara FFI.

"Apakah aktor atau aktris yang sedang tersangkut kasus hukum berhak mendapatkan Piala Citra? Ini juga salah satu masalah yang dipikirkan," kata pemeran tokoh Naga Bonar tersebut, dalam jumpa pers "SCTV Tayangkan Malam Anugerah FFI 2007" di Jakarta, Selasa.

Hal itu, katanya, mau tidak mau dipikirkan karena sejumlah nomine pada festival tahun ini sedang diperiksa sebagai tersangka maupun saksi, atau hanya dimintai keterangan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Mereka adalah Gary Iskak (Unggulan Pemeran Pendukung Pria - D`BIJIS), Marsha Timothy (Unggulan Pemeran Utama Wanita - MERAH ITU CINTA), dan Fachri Albar (Unggulan Pemeran Utama Pria -KALA).

Meskipun demikian, setelah melalui proses diskusi, konsultasi dan pengkajian hukum, penyelenggara menetapkan bahwa penghargaan atas prestasi karya seni tidak dapat dihalangi oleh apa pun.

Ketua Panitia Pelaksana, Wina Armada mengatakan, secara yuridis tidak ada satu pun pasal atau ayat dalam Undang-Undang termasuk KUHP yang melarang pemberian penghargaan kepada seseorang, bahkan jika ia telah berstatus terpidana sekalipun. "Tidak ada satu pun ketentuan Undang-Undang yang melarang," katanya.

Dua Kegiatan

FFI 2007 yang bakal berlangsung di Pekanbaru, Riau, 13-14 Desember 2007 diagendakan pelaksanaannya dalam dua kegiatan besar.

Malam Anugerah akan disiarkan secara langsung oleh stasiun SCTV, sedangkan kegiatan lainnya (off air) meliputi Pawai Artis, seminar/diskusi film, lomba mirip aktor/aktris, dan sebagainya.

Pihak SCTV mengatakan, persiapan untuk siaran sudah dilakukan sejak dua minggu lalu, dan masyarakat Riau memberikan tanggapan sangat positif, antara lain dengan memasang spanduk-spanduk penyambutan bagi para bintang film Ibukota yang bakal datang.

Acara Malam Anugerah Piala Citra akan dipandu oleh Darius Sinathrya dan Nirina Zubir. Darius yang hadir dalam jumpa pers mengatakan dirinya akan menggunakan aksen Melayu, untuk memenuhi sebagian permintaan masyarakat Riau.

Menurut Wina, Panitia Pelaksana tidak bisa sepenuhnya memenuhi keinginan penggunaan bahasa Melayu dalam acara tersebut. "Kita sudah jelaskan bahwa FFI ini sekalipun diselenggarakan di daerah, tetap merupakan festival yang sifatnya nasional," katanya.

Menanggapi komentar tentang masuknya nama Deddy Mizwar sebagai nomine, bahkan di dua kategori, ia mengatakan bahwa sejak awal panitia telah mengantisipasi kecurigaan masyarakat termasuk insan film.

"Dari tim juri saja kita sudah siasati agar tidak ada peluang keberpihakan. Di situ ada Putu Wijaya, Garin Nugroho, dan tidak mungkin ada peluang untuk memenangkan Bang Deddy," katanya.

Sementara itu, Deddy Mizwar mengatakan bahwa dirinya sudah puluhan tahun ikut FFI (masuk nominasi), dan kemenangan di FFI 2007, jika terjadi, adalah hal biasa.

"Saya sudah banyak sekali kalah dan sudah banyak sekali menang. Jadi, kalau nanti menang, itu bukanlah segala-galanya bagi saya. Keinginan saya saat ini dan ke depan hanyalah ikut memajukan perfilman nasional," katanya. (*/erl)


Lihat Foto Galeri Deddy Mizwar:

Lihat Arsip Foto Deddy Mizwar:



 

©2003-2007 KapanLagi.com