< >

Kabel Dicuri, Ribuan Sambungan Telepon di Tangerang Mati

Rabu, 05 Desember 2007 22:17
Kapanlagi.com - Ribuan sambungan pesawat telepon rumah mati akibat kabel milik PT Telkom raib dibawa kabur pencuri di Desa Medang, Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang, Banten.

Khoiri Ahmadi (43), warga Perumahan Medang Lestari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Rabu, mengatakan, seluruh pelanggan telepon PT Telkom mengeluhkan karena saluran sambungan pesawat teleponnya mati sejak hari Senin (3/12) lalu.

"Sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari pihak PT Telkom mengenai penyebab matinya sambungan pesawat telepon rumah tersebut," kata Khoiri.

Akibat dari matinya saluran sambungan telepon tersebut, warga tidak bisa menggunakan fasilitas mengakses internet sehingga beberapa pengusaha warung internet (warnet) terpaksa tutup di kawasan Legok dan sekitarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kandatelkom Tangerang, Sugiyanto mengakui, penyebab putusnya sambungan saluran telepon tersebut akibat pencurian kabel.

Kabel yang dicuri berkapasitas 1.200 satuan sambungan telepon (SST) di jalan arteri Desa Medang.

Selain itu juga kabel telepon yang berkapasitas 1.000 SST hilang saat akan dipasang di jembatan menuju Perumahan Medang Lestari, sehingga dalam kurun waktu satu pekan sudah terjadi dua kali kasus kehilangan gulungan kabel telepon.

Sugiyanto mengatakan, PT Telkom sudah memberitahukan tentang penyebab matinya saluran sambungan telepon rumah di daerah Legok tersebut kepada pelanggan, kemungkinan besar saluran telepon akan kembali beroperasi pada hari Kamis (6/12).

Menurut Sugiyanto, diduga kuat komplotan pencuri merusak pipa pelindung kabel telepon dan adukan semen yang dibuat untuk menutup gulungan kabel tersebut, setelah merusak bagian pelindungnya, pencuri tersebut mengambil bahan kabel dalam yang terbuat dari tembaga.

"Karena bahan kabel yang terbuat tembaga tersebut sangat laku jika dijual," katanya. (*/boo)