< >

Banjir Belum Surut Warga Terpaksa Tempati Ruko

Kamis, 06 Desember 2007 11:36
Kapanlagi.com - Ketinggian air banjir yang belum surut memaksa puluhan warga menempati rumah toko (ruko) dan masjid yang ada di sekitar Perumahan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

"Warga terpaksa menempati ruko yang tidak tergenang air, karena di tenda pengungsian tidak ada alas tidur dan selimut," kata Rini Astuti (39), warga RT 01 RW 08 Periuk Damai, Tangerang, Kamis.

Banjir yang melanda perumahan itu terjadi sejak Selasa (4/12), dan hingga Kamis pagi ketinggian air belum surut.

Ia mengatakan, meski warga pengungsi tidak dipungut biaya oleh pemilik ruko, namun warga dikenai biaya penggunaan listrik dan air untuk mandi serta untuk keperluan memasak setiap hari.

Sementara itu, korban banjir lainnya, Ade (25) mengatakan rumahnya di Jalan Sejahtera II Perumahan Periuk Damai sampai sekarang masih terendam air setinggi 1,5 meter. Bahkan ada peralatan rumah tangga miliknya yang belum sempat diselamatkan.

Ketinggian air banjir masih sekitar 1,5 meter hingga dua meter. Genangan air cukup tinggi terjadi di wilayah RT 01, 02 dan 03 RW 08, sedangkan di wilayah lain genangan air relatif rendah.

Ade mengatakan selama di tempat pengungsian dirinya bersama keluarga belum pernah memperoleh bantuan makanan maupun obat-obatan. Warga terpaksa membeli sendiri kebutuhan untuk makan sehari-hari.

Kata dia, sebagian warga mulai sakit-sakitan seperti kepala pusing dan badan gatal-gatal.

Ia mengatakan banjir belum surut karena pembangunan tempat rekreasi Situ Bulak menutup saluran pembuangan air dari Perumahan Periuk Damai.

Sementara itu, Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Pemkot Tangerang Saeful Rohman mengatakan pemkot sudah memberikan bantuan berupa satu ton beras dan satu unit dapur umum kepada warga korban banjir yang berada di tempat pengungsian. (*/cax)