Ekuador melakukan militerisasi atas industri minyaknya setelah protes yang dilakukan lokal yang mempertahankan investasi pemerintah lebih besar di provinsi Orellana yang menutup bebeberapa fasilitas Petroecuador di sana, menyebabkan penurunan 7,0 persen dalam produksi minyak harian negara itu.
Setelah bergabung kembali ke dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) bulan lalu, Ekuador Rabu menetapkan untuk memenuhi kuota produksi minyak hariannya 520.000 barel per hari pada pertemuan OPEC di Abu Dhabi, Kamis (5/12).
"Berbasis pada proyeksi kami, kami berharap mencapai angka tersebut pada kuartal pertama 2008," juru bicara Kementrian Pertambangan dan Energi menyatakan.
Mulai Januari hingga September, produksi minyak harian Ekuador ditetapkan 508.000 barel, dengan setengah lebih diproduksi Petroekuador dan sisanya oleh perusahaan-perusahaan minyak luar negeri. Ekuador pada 2006 memproduksi 536.000 barel minyak mentah per hari.
Juru bicara kementrian itu mengatakan, Ekuador berharap dapat mendorong produksi dengan 10.000 barel per hari dari ladang-ladang minyak yang lebih kecil dan dari blok 15, kawasan yang telah dioperasikan oleh Perusahaan Minyak Eccidental yang berbasis di Amerika Serikat sebelum kontraknya berakhir pada 2006.
"Kami berharap mendorong produksi pada blok 15 dari 100.000 menjadi 105.000 barel per hari," katanya.
Beberapa fasilitas Petroecuador ditetapkan di bawah kontrol militer oleh presiden Rafael Correa setelah penetapan provinsi Orellana dan semua instalasi minyak negara itu di bawah darurat pemerintah sehubungan dengan adanya protes di kawasan Amazon.
Hampir 50 fasilitas Petroecuador di Orellana di mana di duduki oleh para pengunjuk rasa dan pekerjanya melakukan pemogokan, karena penduduk lokal meminta lebih banyak fasilitas jalan, listrik dan pekerjaan untuk wilayah mereka.
Setelah terjadi protes 24 - 29 November lalu, Correa memberhentikan menteri dalam negeri Gustavo Larrea karena ia telah memberikan informasi "salah sama sekali" seputar kekerasan dan lamanya pemogokan. (kpl/rit)