Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kotabaru, Ansyarnoor, Kamis, mengatakan, Menpera membantu para nelayan korban kebakaran yang belum dapat membangun rumahnya dengan mengucurkan dana sekitar Rp769 juta untuk 27 unit rumah tipe 27.
"Setelah rumah tersebut selesai dibangun, pemerintah baru menentukan kriteria nelayan yang dapat mengambil rumah tersebut," katanya.
Ia menambahkan, 27 rumah tipe 27 dibangun di atas laut seluas 10 hektare (ha), sekitar 50 meter dari bibir pantai di Desa Sigam, Kecamatan Pulau Laut Utara.
"Mudah-mudahan Pemerintah Pusat setiap tahun terus menambah dana untuk membantu nelayan yang belum mampu membangun rumahnya," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kotabaru, Siswo Sugondo melalui Pengawas Proyek, Abdul Hamid mengharapkan akhir Desember 2007 pembangunan rumah bantuan Menpera akan rampung dan segera dapat ditempati.
Dijelaskan Hamid, pembangunan rumah bantuan Menpera tersebut saat ini baru mencapai sekitar 42 persen.
Ia menambahkan, selain membantu perumahan nelayan, Menpera juga menyediakan dana untuk pembangunan akses jalan.
"Untuk sarana dan prasarana, seperti air bersih dan listrik, Pemerintah Pusat minta pemerintah daerah dapat menyediakan dana untuk itu," terangnya.
Berdasarkan data, kebakaran 14 Juli 2006 itu menghanguskan 2.195 rumah menyebabkan 7.922 jiwa atau 2.319 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Dari jumlah rumah yang terbakar, sebanyak 1.879 rumah milik nelayan tradisional, sedangkan sisanya milik penduduk yang berprofesi pedagang, PNS, serta buruh. (*/boo)