"Jalur kereta bawah tanah yang mulai dibangun adalah jalur 6, serta tahap kedua jalur 10 dan jalur 8, yang menghubungkan Yizhuang dan Daxing," demikian seperti dilaporkan Xinhua, di Beijing, Minggu (9/12).
Pembangunan jalur kereta bawah tersebut diharapkan sudah bisa selesai pada tahun 2015.
Jalur 10 dimulai dari Stasiun Wulu di Distrik Haidain barat dan berakhir di Dongxiaoying di Distrik Tongzhu timur, yang panjangnya mencapai 41,74 kilometer dengan 27 stasiun pemberhentian.
Tahap kedua jalur 8 merupakan perluasan dari pembangunan tahap pertama, biasa disebut sebagai jalur Olimpiade yang sepanjang 4,5 kilometer, yang memisahkan wilayah utara dan selatan Beijing, dengan panjang jalur 17,46 kilometer serta 12 stasiun pemberhentian.
Jalur 10, dengan panjang 32,46 kilometer dan memiliki 23 stasiun pemberhentian, adalah jalur kereta bawah tanah perputaran kedua setelah sebelumnya yang sudah ada jalur 2.
Pembangunan jalur 10 tahap pertama sepanjang 24,55 kilometer telah dimulai pada tahun 2003.
Saat ini pembangunan tahap pertama jalur 10 dan jalur 8 sepanjang 28 kilometer sedang dalam pelaksanaan untuk menghubungkan pusat kota Beijing menuju Bandara Internasional Ibukota Beijing (BCIA).
Jalur 10, yang menghubungkan wilayah Olimpiade serta jalur BCIA diharapkan bisa selesai pembangunannya dan bisa dioperasikan sebelum Agustus 2008 saat penyelenggaraan Olimpiade 2008 di Beijing.
Saat ini, di Beijing sudah tersedia kereta bawah tanah jalur 1, jalur 2, jalur 5, jalur 13 serta jalur Batong yang bisa melayani penumpang 2,3 juta orang setiap harinya, dengan total panjang jalur 142 kilometer.
Kota tersebut merencanakan memiliki 561 kilometer jalur kereta api bawah tanah hingga 2015, dan bisa mengangkut sembilan juta penumpang setiap harinya.
Di Beijing, saat ini terdapat 1,2 juta mobil pribadi yang lalu-lalang di jalan raya, dan sekitar 1.000 mobil baru muncul di jalan raya kota setiap harinya.
Jumlah penduduk Kota Beijing tumbuh dari hanya 12,77 juta jiwa pada tahun 2000 menjadi diperkirakan 17 juta jiwa saat ini.
Wartawan ANTARA di Beijing, melaporkan, harga karcis per penumpang yang ingin menggunakan jasa kereta bawah tanah sebesar dua yuan (1 yuan sekitar Rp1.200), untuk jarak jauh-dekat.
Karcis sebesar itu dinilai cukup murah, karena penumpang bisa sepuasnya dan keliling kota menggunakan seluruh jalur yang sudah terkoneksi kereta bawah tanah, sepanjang belum keluar dari stasiun. (*/bun)