Kini ia bangkit lagi, salah satunya dengan membuat film sendiri, setelah film BETINA hasil kolaborasi bersama Arya hancur secara komersial di pasaran, tapi tidak dengan image-nya.
"Yang susah memang bekerja sama dengan tim baru, karena kita mengerjakannya selalu dengan hati," ujar Lola, saat ditemui di Bogor, Senin (10/12).
Menurut Lola, film yang akan dibuatnya kali ini akan bertutur lebih jujur terhadap diri sendiri, terhadap realitas yang ada dan perannya. "Kalau soal lebih komersil itu nanti penilaian masyarakat, kita lihat saja tahun depan," katanya.
Sedikit diungkap Lola, film terbarunya akan bercerita tentang seorang perempuan berusia 28 tahunan yang tidak terlalu cantik tapi mengalami kelainan jiwa. Seperti film Lola terdahulu, masalah psikologi kembali menjadi bahan utama.
"Saya memang suka dengan bahan psikologi, sebab saya melihat setiap orang keadaan tingkah lakunya selalu berbeda," urainya. Artinya, bisa jadi film tersebut sebuah pengalaman psikologi Lola sendiri.
"Setiap pembuat film pasti menuangkan pengalaman pribadinya, paling tidak 30%-lah. Di sini memang ada pengalaman saya, tapi tidak banyak. Yang penting karakter ini tidak bisa. Kalau karakter biasa film akan menjadi biasa," pungkas Lola. (kpl/wwn)









