
Menurut Armand Maulana, pemilihan kota Yogyakarta dikarenakan GIGI mempunyai sejarah yang tidak bisa dilepaskan hingga sekarang. Juga dengan tanggal konser.
"Yogya kota banyak kenangan. Sebab kota itu merupakan kota pertama yang kami singgahi setelah keluar album pertama tahun 1994. Sedangkan tanggal 11 Januari sesuai dengan judul lagu kami yang diterima masyarakat luas. Makanya tanggal itu terasa istimewa," jelas suami Dewi Gita ini diangguki personil lain.
Mengenai konsep pertunjukan yang dikerjakan tim manajemen GIGI, Armand mengaku keinginan tersebut sebetulnya sudah lama ada. Tapi baru terealisasi di konser yang bertajuk Peace, Love n' Respect ini. Lantas adakah pihak sponsor yang mau mengikuti kemauan GIGI tersebut? "Ya, sampai sekarang kami masih membuka pihak mana saja untuk mensponsori konser ini asalkan mereka ikut dengan konsep yang kami usung. Mereka tetap diharapkan sampai detik ini. Tapi kami sudah bertekad ada atau tidak ada konser tetap jalan," urainya panjang lebar.
Disinggung seperti apa konsep mereka? Armand menyatakan bahwa konsep manggung tetap dengan hiburan namun dengan arahan sutradara. "Jadi GIGI berkomunikasi dengan sutradara. Konser diambil dari album terbaru. Kami akan bawakan 30 lagu," kata vokalis yang suka ke sana kemari di atas panggung.
Menurut rencana tiket masuk bakal dibandrol dengan harga antara 10 sampai 15 ribu rupiah. Harga tersebut sengaja ditetapkan guna memproteksi penonton yang masuk. (kpl/opa)
Lihat Profil: Gigi, Armand Maulana