Harian itu mengatakan tujuh warga Aljazair dan satu orang Perancis ditangkap Selasa dengan dugaan memberikan material komputer dan telekomunikasi pada anggota Cabang Al Qaida di Maghreb Islam (BAQMI), yang sebelumnya dikenal sebagai Kelompok Salafis untuk Pengajaran dan Pertempuran (GSPC).
Surat kabar itu mengatakan para penyelidik tidak yakin kelompok tersebut telah merencanakan satu serangan di tanah Perancis.
Harian itu mengatakan kelompok tersebut, yang pada awalnya akan ditahan selama 96 jam, telah diketahui pihak berwenang dan telah diawasi.
Cabang Al Qaeda di Maghreb Islam telah mengaku bertanggungjawab atas dua pemboman mobil mematikan di ibukota Aljazair, Aljiers, pada 11 Desember yang menewaskan 41 orang dan serangkaian serangan lainnya di Aljazair. (*/lpk)