Advertisement
 
Senin, 24 Desember 2007 13:17
Polres Cirebon Sterilkan Gereja dari Bom
Kapanlagi.com - Menjelang perayaan Natal, jajaran Polres Cirebon melakukan sterilisasi ancaman Bom di sejumlah Gereja yang ada di Kabupaten Cirebon, serta melakukan pengamanan ketat di seluruh gereja.

Sterilisasi ancaman bom itu dilaksanakan petugas Polres Cirebon dan satu tim anti teror Brimob Polda Jabar yang langsung dipimpin Kapolres Cirebon AKBP Edi Moestofa, Minggu siang, di sejumlah gereja antara lain Isa Almasih, Fila Delvia, dan Pantekosta.

Pantauan ANTARA, proses sterilisasi dilakukan sejumlah petugas dengan peralatan khusus, menyisir seluruh sudut luar dan dalam setiap gereja.

Kapolres Cirebon AKBP Edi Moestofa mengatakan, pelaksanaan sterilisasi ancaman bom dilakukan untuk memberikan kenyamanan beribadah umat kristen pada pelaksanaan perayaan Natal yang jatuh pada hari Selasa (25/12) mendatang.

"Selain memeriksa gereja-gereja yang akan dijadikan tempat ibadah dan perayaan Natal selasa mendatang. Kami juga turut menyiagakan petugas yang akan menjaga ketat tiap gereja hingga paska Natal," katanya.

Ia menjelaskan, selain gereja, obyek wisata yang ada di Kabupaten Cirebon, seperti Taman Plangon, Setu Patok, Zona Kongkwow Beber, dan sejumlah tempat pemandian umum, juga turut dilakukan sterilisasi ancaman bom.

Lebih lanjut Edi menegaskan, dalam pelaksanaan pengamanan tahun baru dan Natal ini, jajarannya menurunkan sekitar 1.250 petugas yang disiagakan di berbagai tempat ibadah umat kristen dan keramaian umum.

Salah seorang pendeta Gereja Kristen Indonesia di Daerah Jamblang, Ergyanto Purwadi, menuturkan, pihaknya menyambut baik upaya petugas kepolisian dalam mengantisipasi adanya ancaman bom di sejumlah gereja.

"Pengamanan di Gereja ini membuat kami bisa tenang dalam menjalankan ibadah dan perayaan Natal," katanya.

Selain di Cirebon, ada empat gereja di Kota Indramayu yang juga dijaga sekitar 30 anggota (Satuan Polisi Pamong Praja) Kabupaten Indramayu.

Menurut Kepala Dinas Trantib Kabupaten Indramayu Drs Yan Mulyantoro, penjagaan itu untuk memberikan jaminan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Hari Natal.

"Di Kota Indramayu terdapat 4 buah gereja besar yang setiap menghadapi hari raya keagamaan selalu dipadati jemaah dari berbagai penjuru. Kami berkewajiban juga menjaga rasa aman mereka dalam beribadah," katanya.

Gereja yang mendapat pengamanan anggota Satpol PP itu selain Gereja Katholik di Jalan Bima Basuki, juga Gereja Kristen Indonesia di Jalan Cimanuk, Gereja Bethel dan Gereja Pantekosta di Jalan D.I Panjaitan.

Ia juga mengungkapkan, gereja-gereja lain yang letaknya tersebar di sejumlah kecamatan akan memperoleh penjagaan dari masing-masing Muspika. (*/boo)






 

©2003-2007 KapanLagi.com