
"Hujan itu hanya terjadi satu malam saja, tapi dampaknya sangat menyedihkan. Banyak rumah warga yang terendam dan tertimbun longsor," katanya di Jakarta, Kamis (27/12).
Iga bercerita beberapa orang kawannya juga terkena banjir, namun tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Ia juga mencoba menghubungi mereka untuk menanyakan keadaannya.
"Kabar yang saya dengar, air masuk ke dalam rumah hingga ketinggian dua meter," ujar pemilik nama lengkap Iga Mawarni Ayuningsih ini.
Iga mengungkapkan dirinya bisa merasakan kesedihan warga Solo yang tertimpa musibah itu. Apalagi kondisi yang sulit dijangkau peralatan evakuasi membuat proses evakuasi menjadi lambat.
"Masyarakat melakukannya dengan peralatan yang sederhana, itu yang membuat hati saya sangat tersentuh," ujarnya seraya berdoa agar warga Solo diberi ketabahan atas cobaan di akhir tahun ini. (*/boo)
Lihat Profil: Iga Mawarni