< >

Panpel Kediri Minta Jaminan Aremania Tak Onar

Jum'at, 04 Januari 2008 15:44
Kapanlagi.com - Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Babak 8 Besar kompetisi Divisi Utama Ligina XIII di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, meminta jaminan terhadap kelompok suporter tim sepak bola Arema Malang atau Aremania untuk tidak berbuat onar dan kerusuhan di Kediri.

"Kami harus bisa mendapatkan jaminan dari Aremania untuk tidak berbuat onar dan rusuh selama menyaksikan Babak 8 Besar di Kediri," kata Ketua Panpel Babak 8 Besar di Kediri, Bambang Soemarjono, Jumat.

Menurut rencana pihak Panpel akan memanggil beberapa Koordinator Wilayah (Korwil) Aremania agar bersedia memberikan jaminan mengenai hal itu.

Bambang menjelaskan, jaminan dari Aremania itu sangat diperlukan demi suksesnya penyelenggaraan Babak 8 Besar di Stadion Brawijaya yang akan berlangsung pada 16 hingga 21 Januari 2008 mendatang.

"Kalau ternyata sekali saja Aremania membuat kerusuhan, maka tempat pertandingan Arema akan kami pindahkan dari Kediri," katanya mengingatkan.

Tanda-tanda rekonsiliasi antara Aremania dengan Persikmania (komunitas suporter tim sepak bola Persik Kediri) sampai saat ini belum menemui titik terang, kendati dalam berbagai kesempatan kedua pucuk pimpinan sering mengadakan pertemuan.

Permusuhan antara dua tim sepak bola papan atas asal Jatim itu terjadi sejak Persik mengawali debutnya di kompetisi Divisi Utama Ligina IX/2004 lalu. Saat itu separuh lebih pemain Arema diboyong ke Kediri oleh manajer Persik, Iwan Budianto, yang sebelumnya menjadi manajer tim berjuluk "Singo Edan" itu.

Pada musim kompetisi itu, kedua kelompok suporter terlibat tawuran di Stadion Brawijaya yang mengakibatkan pertandingan antara tuan rumah Persik melawan Arema terpaksa dipindahkan dan dilanjutkan beberapa bulan kemudian di Stadion AAL, Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hubungan yang tidak harmonis itu terus berlanjut, bahkan setiap kali Aremania melakukan perjalanan ke beberapa daerah yang melewati Kediri selalu diwarnai dengan kericuhan.

"Biarlah itu bagian dari masa lalu. Kami memandang Aremania sekarang sudah dewasa dan itu biar dibuktikan sendiri di Stadion Brawijaya, apalagi beberapa waktu lalu Aremania telah mendapat anugerah sebagai kelompok suporter terbaik di Indonesia," kata Bambang Soemarjono.

Kepala Badan Pengawas Daerah Kota Kediri itu berjanji akan memberikan sambutan terbaik kepada ribuan Aremania yang siap memberikan dukungan kepada timnya saat mengikuti Babak 8 Besar di Kediri.

"Bahkan kalau mereka membutuhkan tiket sampai memenuhi stadion, kami siap melayaninya, asalkan selama pertandingan berlangsung mereka tertib," katanya.

Di Babak 8 Besar di Kediri nanti, Arema berada satu grup dengan Sriwijaya FC Palembang, Persiwa Wamena, dan PSMS Medan. Sedang Persik akan mengikuti ajang yang sama di Stadion Manahan Solo, Jateng bersama Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Deltras Sidoarjo.

Sementara itu Walikota Kediri HA Maschut mengatakan, akan mendorong upaya rekonsiliasi tersebut, salah satunya dengan mendatangkan sejumlah Korwil Aremania ke Kediri sebelum Babak 8 Besar mulai bergulir.

"Saya akan membantu Panpel, agar pertandingan di sini berjalan aman dan lancar. Sehingga mereka nantinya bisa bekerja sama menjaga ketertiban bersama petugas keamanan," kata orang nomor satu di Kota Kediri yang berasal dari Kota Malang itu. (*/cax)

KOMENTAR PEMBACA

andrew (04-01-2008 17:15:11)
menurut aku,panpel kediri gk usah takut akan kedatangan AREMANIA,cos kami2 bisa jaga nama baik

BERITA TERKAIT