< >

Harga Semen Naik Tajam di Banda Aceh

Jum'at, 04 Januari 2008 21:45
Kapanlagi.com - Harga semen produksi PT Semen Andalas Indonesia (SAI) Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, di pasaran lokal Banda Aceh dilaporkan dalam dua hari terakhir naik tajam akibat persediaan terbatas sementara permintaan meningkat pesat.

Beberapa pengusaha yang ditemui di Banda Aceh, Jumat, menyebutkan kenaikan harga semen cukup memberatkan konsumen, yakni semen ukuran 40 Kg dari Rp34.000 naik menjadi Rp55.00/zak dan ukuran 50 Kg dari Rp55.000 menjadi Rp65.000/zak.

Kenaikan yang sangat mencolok terjadi dalam dua pekan terakhir ini akibat pasokan dari pabrik sangat terbatas, sehingga sebagian pengusaha terpaksa mendatangkan dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Medan, Sumatera Utara (Sumut) dengan harga lebih tinggi.

"Mau tidak mau saya harus mendatangkan semen dari luar Aceh dengan harga lebih mahal untuk menyelesaikan sisa proyek tahun 2007," kata Sabri, salah seorang pengusaha muda yang bergerak di bidang jasa konstruksi di Banda Aceh.

Persediaan semen pada tingkat pedagang pengecer di Banda Aceh sudah kosong hampir dua pekan lalu, sementara pasokan dari pabrik tersendat-sendat sehingga sebagian pengusaha mulai mengalihkan pemakaian semen Padang.

Toko Usaha Jaya, salah seorang pedagang besar semen di Banda Aceh mengaku harga semen terjadi kenaikan cukup tinggi dalam sepekan terakhir karena pasokan dari pabrik SAI Lhoknga terhenti hampir sebulan lalu.

Semen ini dipasok dari Lhokseumawe, sekitar 274 KM sebelah timur Banda Aceh dan dari Sumut, sehingga telah terbebani biaya tambahan untuk ongkos angkut akhirnya harga jual semen dengan sendirinya naik lebih tinggi dari sebelumnya.

Kalau semen yang dipasok dari pabrik SAI Lhoknga, kantong 40 Kg masih bisa dijual dengan harga Rp34.000/zak sedangkan kantong 50 Kg Rp55.000/zak, namun karena semen dari luar Banda Aceh ukuran 40 Kg dijual Rp55.000/zak dan ukuran 50 Kg Rp65.000/zak.

Perkembangan harga semen di pasaran Banda Aceh dalam dua bulan terakhir sering tidak menentu sejak pasokan dari pabrik SAI Lhoknga kurang lancar, sementara permintaan konsumen akhir-akhir ini meningkat pesat.

Menghadapi perkembangan harga semen tidak menentu akhir-akhir ini, kalangan pengusaha jasa konstruksi di Banda Aceh mengharapkan adanya langkah dari Pemerintah Aceh agar krisis semen tidak berlangsung lama. (*/rsd)