Gubernur Bali Dewa Made Beratha saat penyerahan DIPA APBN dan APBD di Gedung Wiswa Sabha di Denpasar, Jumat mengatakan, dana sebesar itu akan dibagikan kepada 1.432 desa pakraman dan 1.499 subak yang tersebar di delapan kabupaten dan satu kota.
Bantuan untuk masing-masing desa pakraman itu dinaikkan dari Rp40 juta pada tahun 2007 menjadi Rp50 juta dan subak dari Rp15 juta menjadi Rp20 juta.
"Hal tersebut sebagai upaya memotivasi keberadaan desa pakraman dan subak. Karena kedua organisasi tradisional tersebut merupakan benteng utama untuk melestarikan kebudayaan Bali di tengah gempuran dan pengaruh globalisasi," kata Gubernur Beratha.
Berdasarkan data Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, di daerah pariwisata internasional ini terdapat 1.327 desa pakraman dan 2.345 organisasi subak.
Untuk organisasi subak dibagi menjadi dua macam, yakni subak sawah mencapai 1.499 buah dan subak abian (tegalan) sebanyak 786 buah.
Volume APBD Bali tahun 2008 sebesar Rp1,39 triliun, berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp730,5 miliar, dana perimbangan Rp556,9 miliar serta dari lain-lain pendapatan sah Rp1,5 miliar.
Dana APBD tersebut diperuntukan berbagai keperluan kegiatan dalam upaya mensejahterakan masyarakat, baik pembangunan mental maupun infrastruktur, tambahnya. (*/rsd)