Yuliani, staf CV Mitsubishi Motor selaku distributor resmi Semen Bosowa di Timika, Minggu mengatakan stok semen Bosowa telah habis sejak pekan lalu dan baru akan didatangkan kembali pada pertengahan Januari dari Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kalau tidak ada halangan pertengahan Januari nanti kami akan datangkan 20 ribu sak semen Bosowa dari Makassar. Saat ini KM Indimatam III sedang berlayar menuju Makassar untuk mengambil semen," tutur Yuliani.
Menurut dia, permintaan semen Bosowa di Timika sangat tinggi. Pada pertengahan Desember CV Mitsubishi Motor mendatangkan 20 ribu sak dari Makassar namun hanya habis dalam waktu tiga hari.
"Kesulitan kami kapasitas kapal hanya mampu mengangkut 1.100 ton saja sehingga tidak bisa mendatangkan semen dalam jumlah banyak," kata Yuliani menambahkan pihaknya tidak bisa menyewa kapal lain lantaran kapal-kapal barang lebih memilih memasok barang-barang sembako ke Timika yang harganya meningkat beberapa kali lipat menjelang hari raya Idul Adha, Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu.
Semen Bosowa di Timika dijual Rp 55.000 per sak di tingkat distributor, sedangkan di tingkat pengecer bisa dijual Rp60 ribu per sak.
Hal serupa dikemukakan Gunawan, pemilik Toko Serba Guna Timika selaku distributor resmi semen Tonasa.
Menurut Gunawan, stok semen Tonasa di gudangnya telah habis sebelum hari raya Natal dan belum ada rencana mendatangkan lagi semen ke Timika lantaran kapal yang biasa mengangkut semen dari Makassar tengah naik dok.
Beberapa jenis semen yang biasa dijual di kota Timika seperti semen Gresik, Indocement dan Semen Tiga Roda juga dilaporkan kosong. (kpl/rit)