< >

DPRD Kota Malang Keberatan Dana Hibah Persema

Senin, 07 Januari 2008 09:29
Kapanlagi.com - Anggota DPRD Kota Malang, Jatim, keberatan dengan kucuran dana hibah untuk Persema yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2008, karena dinilai terlalu besar.

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Subur Triono, Senin, mengatakan, dana yang diajukan eksekutif untuk mendanai Persema dan KONI sebesar Rp18,750 miliar itu terlalu besar apalagi selama ini tim berjuluk Laskar Ken Arok itu tak pernah membukukan prestasi bagus.

"Dana bertahun-tahun dari APBD yang cukup besar ini sama sekali tak pernah diimbangi dengan prestasi bahkan sekarang menembus laga paling elit di tanah air yakni Superliga 2008 saja tidak mampu dan hanya puas berada di kasta divisi utama," katanya di Malang.

Namun demikian, pihaknya tetap menyetujui adanya pengajuan anggaran hibah untuk Persema, tetapi jumlahnya tidak sebesar Rp15 miliar, karena Persema tidak memiliki prestasi bagus sehingga tidak sepatutnya mendapatkan porsi anggaran besar dan kondisi ini harus dikritisi seluruh anggota dewan.

Politisi dari Partai Demokrat itu membandingkan dengan torehan prestasi cabang olah raga lain yang mendapatkan porsi dana minim justru mampu mengangkat dan mengharumkan Kota Malang dikancah nasional maupun internasional dan Persema yang "dimanja" dana malah terpuruk dan terdegradasi ke laga "kelas dua".

Ia mengakui, dengan torehan prestasi minim, Persema tidak sepantasnya mendapatkan suntikan dana besar dan lebih baik dana tersebut dialihkan untuk cabang olah raga lain yang selama ini masih dinomor-duakan termasuk cabang olah raga yang telah mampu mengharumkan nama Kota Malang dan Indonesia.

Dalam RAPBD 2008, KONI dan Persema mengajukan anggaran sebesar Rp18,750 miliar, namun Rp15 miliar di antaranya untuk Persema dan Rp3,750 untuk KONI yang membawahi lebih dari 34 cabang olah raga.

Pada tahun 2007 lalu, Persema mendapatkan kucuran dana APBD sebesar Rp17,5 miliar, namun dana sebesar itu tak diimbangi dengan prestasi lebih baik bahkan harus puas tetap berlaga di divisi utama yang artinya Persema pada musim kompetisi 2008 berada di kompetisi kelas dua, karena tak mampu lolos di Superliga 2008. (*/cax)