< >

Atasi Kelangkaan, Aceh Datangkan Semen dari Padang

Senin, 07 Januari 2008 18:42
Kapanlagi.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menyebutkan, dalam waktu dekat akan masuk 7.500 ton semen dari Padang sebagai upaya mengatasi kelangkaan semen di daerah itu.

"Saat ini pasokan semen sebanyak 7.500 ton dari PT Semen Padang yang dipasok melalui PT Kande Agung telah berada di Lhokseumwe dan diperkirakan hari Rabu (9/1) telah tiba di Banda Aceh," kata Kasubdin Bina Usaha Perdagangan Dalam Negeri (BUPDN) Disperindag Provinsi NAD, Mukhtar S Usman di Banda Aceh, Senin.

Menurut dia, pasokan dari Padang tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan semen di Aceh pasca tidak berproduksinya pabrik PT Semen Andalas Indonesia (SAI) di Lhoknga sejak musibah tsunami 26 Desember 2004 serta mengatasi kelangkaan semen akibat konflik yang terjadi antara PT SAI dengan masyarakat setempat.

"Pasokan ini telah berjalan sejak lama, namun yang kita terima kali ini merupakan jumlah maksimal yang bisa dibawa oleh kapal, sehingga diharapkan dapat mengatasi kelangkaan semen yang telah terjadi sejak beberapa pekan di Aceh," katanya.

"Dalam setiap bulannya kita bisa menerima pasokan Semen Padang tiga sampai empat kali melalui pelabuhan Malahayati Kabupaten Aceh Besar dengan jumlah muatan 4.500 - 7.500 ton," tambahnya.

Meskipun demikian pengiriman tersebut sangat tergantung dari kondisi cuaca di perairan. "Kalau cuaca di laut buruk maka akan berakibat pada terhambatnya pasokan semen ke Aceh," ujarnya.

Menyikapi penyebab kelangkaan semen Provinsi NAD yang dipekirakan disebabkan adanya penimbunan oleh oknum tertentu, Muhktar mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan kepolisian.

"Sebelumnya kepolisian telah memanggil dan menyampaikan kepada Diperindag kemungkinan dilakukannya penyelidikan penyebab kelangkaan semen yang dinilai karena adanya penimbunan," katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di sejumlah toko bangunan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, kelangkaan semen hingga kini belum teratasi sehingga menyebabkan harga yang ditawarkan mengalami lonjakan.

Saat ini harga semen isi 40 kilogram mengalami kenaikan dari Rp34.000 menjadi Rp55.000/zak, sementara semen isi 50 kg dari Rp55.000 menjadi Rp65.000/zak. (*/rsd)