< >

Lima Pemain Persema Dipertahankan

Selasa, 08 Januari 2008 11:51
Kapanlagi.com - Lima dari 24 orang pemain Persema Malang, Jatim, yang memperkuat tim "Laskar Ken Arok" pada musim kompetisi 2007 lalu, direkomendasikan untuk dipertahankan dan kembali menjadi bagian skuad tim tersebut pada tahun 2008.

Manajer Persema Malang Bambang DH. Suyono, Selasa, mengakui, hasil evaluasi belum lama ini pelatih Rohanda memberikan rekomendasi agar lima orang pemain lama tetap dipertahankan untuk memperkuat kerangka tim divisi utama 2008.

"Sekalipun sudah ada rekomendasi dari pelatih yang lama, namun bukan berarti mutlak, karena nama-nama pemain yang bakal direkrut untuk musim kompetisi 2008 tergantung pada pelatih, official dan manajemen yang baru," katanya di Malang.

Ia mengatakan, komposisi ideal jumlah pemain inti dalam satu tim antara 22 sampai 24 orang dari kuota BLI sebanyak 30 orang dan untuk Persema untuk menggenapi kuota biasanya ada beberapa pemain magang dari Persema yunior (U-23) serta dari perserikatan binaan.

Hanya saja sebelum "meletakkan" jabatan sebagai manajer, kata Bambang yang juga Sekkota Malang itu mengusulkan, adanya pembatasan nilai kontrak pemain baik asing maupun lokal oleh BLI, angka minimal berapa dan angka maksimal berapa sehingga ada standar yang bisa dijadikan acuan oleh manajemen.

"Selain merekomendasikan lima orang pemain yang layak dipertahankan, kami juga telah membidik beberapa nama calon pelatih yang bakal menangani Persema tahun depan, tetapi kembali lagi semua itu menjadi kewenangan penuh manajemen dan pengurus Persema yang baru," katanya menegaskan.

Namun demikian, katanya, pihaknya tetap berharap ada regulasi baru dan komitmen dari BLI terkait jumlah tim kontestan (tim) yang bakal berlaga di Superliga 2008 mendatang.

"Kami berharap BLI tetap konsisten dengan aturannya yang menyangkut kelayakan stadion dan bank garansi sebesar Rp5 miliar bagi tim yang berlaga di Superliga 2008 nanti, karena kalau BLI konsisten banyak stadion yang dijadikan home base tim Superliga yang tidak layak," katanya. (*/cax)