Desan Ulang Infrastruktur Telekomunikasi Sudah Mendesak

Kapanlagi.com - Desain ulang (re-design) terhadap infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah rawan banjir sudah mendesak dilakukan, agar kerusakan dan dampak yang ditimbulkan akibat banjir tidak semakin besar.

"Kita akan lakukan re-design, karena banjir telah berdampak luas terhadap layanan telekomunikasi kita," kata Direktur Enterprise & Wholesale Telkom, Arief Yahya, kepada ANTARA di Surabaya, Selasa.

Banjir yang melanda sejumlah daerah di Jatim, misalnya, telah menyebabkan kerugian tidak kurang dari Rp1,1 miliar yang terdiri kerugian material sekitar Rp700 juta dan kerugian im-material Rp400 juta.

Kerugian material itu diantaranya disebabkan putusnya kabel udara maupun kabel fiber optik, robohnya tiang telepon serta rusaknya Rumah Kabel (RK).

Kerugian tersebut belum termasuk "opportunity loss", karena tidak dapat difungsikannya infrastruktur selama banjir belum reda. Apalagi, untuk melakukan normalisasi/pemulihan (recovery) juga dibutuhkan tenaga serta biaya.

Sementara itu, desain ulang infrastruktur telekomunikasi Telkom diantaranya akan dilakukan dengan meninggikan RK serta infrastruktur pendukung lainnya. Dengan demikian, diharapkan infrastruktur itu akan jauh dari jangkauan banjir.

Upaya desain ulang infrastruktur telekomunikasi itu, kini sudah disiapkan jajaran Telkom dan tinggal menunggu implementasi. "Telkom berkomitmen memberikan layanan telekomunikasi meski dalam keadaan yang sesulit apa pun," katanya menjelaskan.

Bantuan Rp1,75 miliar

Dalam kunjungannya ke Jatim, Arief Yahya juga menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Bojonegoro senilai Rp150 juta. Bantuan itu tidak termasuk Rp50 juta yang telah diserahkan Telkom sebelumnya.

Bantuan Telkom itu, merupakan bagian dari bantuan senilai Rp1,75 miliar yang diserahkan Telkom kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Jateng dan Jatim.

Bantuan diberikan dalam bentuk obat-obatan, sembako, selimut, perahu karet dan uang tunai kepada daerah yang tertimpa bencana seperti Karang Anyar, Solo, Kudus, Demak, Purwodadi di Jateng, Ngawi, Ponorogo, Madiun, Lamongan dan Bojonegoro di Jatim.

Selain bantuan tersebut, melalui Yayasan Kesehatan Telkom maupun Serikat Karyawan (Sekar) Telkom telah turun langsung memberikan bantuan pengobatan serta bantuan sembako kepada para korban. (kpl/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com