< >

Asisten Manajer Persema Dipanggil Komdis

Rabu, 09 Januari 2008 10:54
Kapanlagi.com - Asisten manajer Persema Malang, Jatim, Asmuri, Rabu (9/1) dipanggil Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk dimintai keterangan terkait insiden yang menimpa dirinya ketika mendampingi tim Laskar Ken Arok yang dijamu Sriwijaya FC di Palembang, Minggu (30/12) 2007 lalu.

Asmuri yang dihubungi di Malang, Rabu, mengakui, surat panggilan Komdis bernomor 06/UND/05/I-08 yang ditandatangani Sekjen PSSI Nugraha Besoes itu baru diterima dari Sekretaris Persema, Wisuda Wisuda dan sore ini (Rabu, 9/1) harus sudah di Sekretariat PSSI di kawasan Stadion Gelora Bung Karno.

"Saya akan memberikan keterangan apa adanya dan sejujur-jujurnya terkait insiden pemukulan yang dilakukan official Sriwijaya FC terhadap saya di Palembang akhir Desember 2007 lalu," katanya.

Namun anggota Komisi D DPRD Kota Malang itu mengaku, dirinya belum tahu kapasitas dirinya dalam pemanggilan Komdis tersebut, yang jelas Komdis akan meminta keterangan seputar insiden pemukulan terhadap official Persema oleh official Sriwijaya FC usai pertandingan pamungkas putaran II Liga XIII dikandang Sriwijaya FC yang berakhir 3-2 untuk Sriwijaya FC.

Pemukulan terhadap official Persema, Asmuri, berawal ketika Asmuri memrotes kekalahan Persema kepada Pengawas Pertandingan (PP), karena merasa dirugikan wasit sehingga pertandingan yang seharusnya berakhir imbang menjadi 3-2.

Asmuri mencontohkan, gol ketiga Sriwijaya FC yang dicetak Keith Gums Kayamba sudah melebihi waktu pertandingan, namun wasit tidak segera meniup peluit panjang dan tetap mengesahkan gol tersebut sehingga satu poin yang bisa dibawa pulang Persema akhirnya lepas dari genggaman.

Ketika mendekati meja PP, Asmuri berpapasan dengan Ketua Umum Sriwijaya FC yang juga gubernur Sumsel Syahrial Oesman dan Asmuripun memrotes Syahrial dengan mengatakan bahwa kemenangan Sriwijaya FC tidak murni.

Melihat kondisi itu pengawal Syahrial Oesman yang berseragam TNI melakukan pemukulan terhadap Asmuri dan diikuti oleh beberapa oknum Panitia Pelaksana (Panpel) Sriwijaya FC yang menyebabkan politisi dari PDIP itu pingsan dan dilarikan ke RS terdekat. (*/cax)