"Visit Indonesia 2008" mulai berkumandang walau pun gemanya belum banyak terdengar, dan program itu supaya diimbangi penerbangan internasional ke Indonesia, kata pengamat Pariwisata Tjokorda Gde Agung di Denpasar, Rabu.
Pemerintah Propinsi Bali sudah pernah mengusulkan agar pusat mengupayakan untuk memperbanyak perusahaan penerbangan dari negara potensial mengangkut masyarakat internasional melakukan perjalanan wisata ke daerah ini.
Ia mengakui, usaha penerbangan ke Bali sudah ada peningkatan, namun masih bisa diupayakan penambahan tempat duduk terutama dari usaha penerbangan luar negeri, sehingga bisa mengangkut wisatawan lebih banyak lagi.
Semua sektor harus saling berkait dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke Bali, di samping sarana transportasi yang diperbanyak, juga perlu adanya promosi kepariwisataan ke mancanegara.
Program tahun kunjungan Indonesia ini merupakan usaha awal dalam meningkatkan promosi melalui peningkatan kualitas pelayanan, memperbanyak kegiatan menarik untuk disaksikan masyarakat internasional dan sebagainya.
Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata, katanya, perlu lebih giat lagi melakukan pembinaan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat dan komponen pariwisata lainnya agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan.
Adanya sarana transportasi yang lebih gampang dengan tarif terjangkau oleh masyarakat melalui jalur udara, dapat dipastikan akan mampu meningkatkan jumlah turis ke Indonesia termasuk Bali, seperti halnya di negara tetangga.
Singapura misalnya, dengan jumlah penerbangan yang begitu banyak dari berbagai penjuru dunia, dapat dipastikan lebih banyak dikunjungi pelancong. Begitu pula Thailand dan Malaysia yang banyak dikunjungi turis internasional.
Gde Agung menggambarkan, tahun 2002 saja, turis asing yang berkunjung ke beberapa negara ASEAN, seperti Malaysia, menerima turis asing tertinggi yakni 13,2 juta, menyusul Thailand 10,7 juta dan Indonesia pada 2007 hanya enam juta.
Bali masih menjadi idaman masyarakat Internasional untuk dijadikan tempat berlibur, terutama dari negara Asia Pasifik, seperti Jepang, Korea, Taiwan, bahkan turis Australia menempatkan Bali sebagai tujuan utamanya. (*/rsd)