Kontrak Pemain Asing dan Lokal Harus Disamakan
Kapanlagi.com - Kontrak pemain asing dan pemain lokal yang memperkuat klub-klub sepak bola pada Divisi Utama Liga Indonesia (LI) tahun 2008, seharusnya disamakan nilainya. "Bayaran pemain luar dengan pemain dalam negeri agar dapat disejajarkan, janganlah sampai dibeda-bedakan, sehingga semangat juang pesepak bola itu semakin bertambah," kata pengamat sepak bola Sumatera Utara, Sujamro di Medan, Jumat. Menurut Sujamro yang juga Kabid Sarana dan Prasarana Kadispora Sumut, mengenai peran dan fungsi pemain asing itu bergabung dengan klub sepak bola di tanah air ini, masih saja dibutuhkan dan tampaknya belum bisa dihapus begitu saja, mengingat perkembangan Era Globalisasi yang berkembang saat ini. Sehubungan dengan itu, menurut dia, jasa pemain luar tersebut masih diperlukan klub-klub sepak bola, baik pada LI 2006/2007 maupun pada LI 2008. "Kehadiran pemain asing itu masih diperlukan, tidak usah dihapus. Namun yang penting bagi klub sepak bola di negeri ini, dapat menyeleksi pemain luar itu dengan benar, sehingga mampu mendapatkan pemain berkualitas sesuai dengan yang diharapkan," katanya menegaskan. Selanjutnya, ia menjelaskan, jika pemain asing dihapus, belum tentu akan memberikan perubahan bagi perkembangan atau "kemajuan" persepakbolaan di Indonesia, apalagi dengan hanya mengandalkan pemain lokal saja. "Dengan memasang pemain luar itu, maka kita dapat mengetahui sejauh mana perubahan yang diperoleh pemain lokal," ujarnya. Lebih lanjut, ia mengatakan, kehadiran pemain asing juga bertujuan mengukur kemampuan dengan pemain lokal.Pemain asing itu juga diharapkan dapat membagi ilmu dan pengalaman yang mereka miliki kepada pemain dalam negeri. "Bila perlu klub sepak bola di tanah air ini juga dibolehkan memakai pelatih asing. Kehadiran pemain asing itu telah memberikan sedikit perubahan bagi persepakbolaan di Indonesia," katanya. Sementara itu, data yang diperoleh di Medan, menyebutkan, jumlah pemain asing saat ini yang bergabung pada Tim PSMS pada Liga Indonesia 2007 yakni, Formento Andres Miquel, Gustavo Roberto Chena (Argentina), Murphy Komunple, James Koko Lomel (Kiberia) dan Mbom mbom Julien (Kamerun). Sedangkan pemain lokal di PSMS, beberapa di antaranya, Mahyadi Panggabean, Boy Jati Asmara, Saktiawan Sinaga, Legimin Raharjo, Supardi, Usep Munandar, Maperi Kasim dan pemain lainnya. (*/cax) |