< >

China Janjikan Kerjasama Lagi Dengan Ethiopia

Minggu, 13 Januari 2008 07:23
Kapanlagi.com - Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi mengatakan di ibukota Ethiopia, Addis Ababa, Jumat, negaranya terikat komitmen lebih besar daripada sebelumnya untuk meningkatkan bermacam kerjasamanya dengan Ethiopia berdasarkan prinsip saling menguntungkan.

"Kemajuan yang sangat besar telah dicapai dalam hubungan bilateral. Dalam beberapa tahun belakangan, kami bekerjasama secara politik dan juga ekonomi," kata Yang dalam taklimat bersama dengan timpalannya dari Ethiopia Seyoum Mesfin.

"Ada banyak bidang kerjasama bagi kami, terutama di bidang perdagangan dan ekonomi," katanya.

Yang mengatakan dukungan China bagi Ethiopia akan terus dipusatkan pada bidang prioritas pembangunan di Ethiopia, termasuk proyek pertanian dan prasarana.

Ia mengatakan kepada wartawan bahwa China akan melanjutkan upayanya untuk membantu Ethiopia meningkatkan pembangunan ekonomi dan sosialnya.

Hubungan diplomatik resmi antara kedua negara tersebut berawal dari 38 tahun lalu. Sementara itu, Seyoum mengumandangkan pernyataan Yang mengenai hubungan bilateral, dan mengatakan bahwa kerjasama antara kedua negara tersebut dalam bidang ekonomi telah berkembang.

"(Hubungan) itu terus berkembang sebagaimana dapat dengan mudah dilihat dengan berkembangnya keterlibatan China dalam upaya Ethiopia di berbagai bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pembangunan prasarana," katanya.

Seyoum juga mengatakan China adalah mitra yang sangat penting bukan hanya bagi Ethiopia tapi juga bagi Afrika.

"China bukan lah pendapat baru bagi Afrika," katanya.

Ia menyatakan China juga sejak dulu menyampaikan solidaritas bagi rakyat Afrika selama perang melawan kolonialisme dan pembebasan, dan menambahkan bahwa China memberi dukungan materil, finansial dan politik kepada Afrika selama masa sulit dekolonialisme.

"Afrika kini terlibat dalam babak lain pembebasan, sekali ini pembebasan dari kemiskinan dan keterbelakangan," kata Seyoum.

Ia mengatakan China terikat komitmen untuk membantu Afrika, termasuk Ethiopia, dalam perang melawan kemiskinan dan keterbelakangan. "Ethiopia sangat berharap dapat memperkuat kerjasamanya dengan China," katanya.

Yang dan rombongannya tiba di Addis Ababa, Kamis, dalam rangkaian terakhir perjalanannya ke empat negara Afrika, yang juga membawanya ke Afrika Selatan, Republik Demokratik Kongo dan Burundi. (*/boo)