< >

Perancis Ajak UEA Kerja Sama Energi Nuklir

Senin, 14 Januari 2008 14:12
Kapanlagi.com - Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mengatakan pihaknya merencanakan menandatangani suatu perjanjian kerjasama nuklir dengan Uni Emirat Arab (UEA) di tengah-tengah adanya laporan bahwa perusahaan-perusahaan Perancis dapat membangun dua reaktor nuklir di sana.

Sarkozy mengatakan dalam suatu wawancara dengan surat kabar Al-Hayat sebelum kunjungan tiga harinya ke negara-negara Teluk itu, "Kunjungan saya ke Uni Emirat Arab akan ...menjadi kesempatan untuk menandatangani perjanjian mengenai penggunaan damai energi nuklir."

Perusahaan Perancis Areva, Total dan Suez dapat mengumumkan suatu perjanjian kerjasama membangun dua reaktor nuklir generasi ke tiga di Uni Emirat Arab, sumber industri yang dekat dengan masalah tersebut mengatakan.

Areva, yang membangun apa yang disebut reaktor EPR dan Total menolak mengomentari mengenai laporan itu.

Sarkozy dijadwalkan mengunjungi UEA Selasa (15/1) setelah singgah di Arab Saudi dan Qatar. Pimpinan eksekutif pembuat reaktor Perancis Areva, Anne Lauvergeon, dan pimpinan eksekutif Total Christophe de Margerie akan ikut serta dalam kunjungan Sarkozy.

Perancis telah menandatangani perjanjian nuklir sipil dengan beberapa produsen minyak Libya dan Aljazair.

Sumber dekat dengan situasi tersebut menyatakan di Paris pekan lalu bahwa para penguasa UEA akan menjual minyak mereka, yang diperdagangkan pada kisaran harga 100 dolar per barel, ketimbang menggunakan minyak untuk memproduksi listrik.

Areva juga menetapkan untuk menandatangani kontrak distribusi dan transmisi pembangkit listrik senilai antara 300 juta euro hingga 500 juta euro (443 juta hingga 739 juta dolar) di Qatar, sumber itu mengatakan.

Dewan Kerjasama Teluk, gabungan negara-negara Arab termasuk UEA, mengatakan bahwa pihaknya tengah mempelajari kemungkinan pengembangan program energi nuklir bersama dan telah menghubungi badan energi atom PBB seputar kerjasama mengenai skema serupa. (kpl/rit)