< >

Penumpang Bus Pengantin Kecelakaan Dirawat di Banda Aceh

Senin, 14 Januari 2008 15:22
Kapanlagi.com - Bus penumpang jenis L-300 yang mengantar pengantin baru menabrak pohon asam di kawasan Lambaro, Kabupaten Aceh, mengakibatkan belasan penumpang menderita patah tulang serta luka ringan.

12 penumpang bus pengantar pengantin baru itu, kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Zainoel Abiddin, Banda Aceh.

Delapan dari 12 penumpang bus umum tersebut mengalami patah tulang kaki dan seorang di antaranya, seorang bocah dilaporkan dalam keadaan kritis, sementara empat lainnya luka ringan.

Tgk H Nasruddin, korban patah tulang yang dirawat bersama putrinya, Safriani (9) terlihat masih dapat berbicara. Dia mengatakan, bus umum yang datang dari Kabupaten Aceh Timur itu mengalami kecelakaan sekitar pukul 07:00 WIB.

Sebanyak 12 penumpang bus naas itu semula dilarikan ke Rumah Sakit Kesdam dan kemudian dirujuk ke RSU Zainoel Abiddin untuk mendapat perawatan secara intensif, kata Tgk Nasruddin yang mengantar pengantin dari desa Alur Ie Mirah, Aceh Timur.

Bus umum L-300 bersama 10 kendaraan pribadi membawa rombongan pengantin tersebut berangkat pukul 21.00 WIB dari Desa Alue Ie meurah, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur dengan tujuan Banda Aceh.

Rombongan pengantin tersebut, sempat singgah di Masjid Seulimum, Kabupaten Aceh Besar untuk menunaikan shalat Subuh. Kemudian melanjutkan perjalanan di pagi buta itu dan secara tiba-tiba menabrak pohon asam di pinggir badan jalan.

"Kemungkinan penyebab kecelakaan itu karena supir bus terlalu lelah dan mengantuk," kata Salamuddin (37), salah seorang penumpang dari rombongan pengantin tersebut.

Ia menyatakan, dari 12 penumpang yang saat ini sudah mendapat perawatan medis di rumah sakit, di antaranya terdapat Salsalbila, bocah berusia lima tahun yang kini mengalami cedera berat dan dalam keadaan kritis. Supir bus juga masih dalam perawatan.

Sementara bus umum Nopol BL 1453 NL yang kini diamankan di Mapoltabes Banda Aceh, itu kondisinya rusak berat. Pada bagian depan mobil remuk hingga ke sisi kiri. Kebanyakan korban yang patah tulang duduk di sisi kiri kendaraan naas tersebut.

Kasus kecelakaan itu kini dalam pengusutan aparat kepolisian setempat. (*/cax)


BERITA TERKAIT