Perumahan di kawasan SD YPK Yoka Baru di kawasan Waena, Distrik Heram rata dengan tanah ketika terjadi kebakaran Senin (14/1) dinihari. Musibah itu mengakibatkan Nadia Isir (4 tahun) hangus terbakar oleh amukan si jago merah.
Menurut warga setempat, Barnabas Ohee, amukan si jago merah yang mengakibatkan Nadia meninggal dunia itu ketika listrik padam pasca pertandingan sepak bola antara Persipura Jayapura melawan Sriwijaya FC pada final Copa Dji Sam Soe yang berlangsung Minggu (13/1) dalam adu penalti di mana kesebelasan kesayangannya Persipura, Jayapura kalah dengan angka 4-1.
Ketika berlangsungnya pertandingan final Copa Dji Sam Soe, tiba-tiba terjadi pemadaman listrik sehingga ibu kandung korban Hermina Modouw/Isir memasang lilin di dinding rumah yang dilapisi papan tripleks, apalagi ketika itu terjadi angin kencang disertai hujan lebat.
Tanpa curiga. api lilin merembes ke dinding papan tripleks yang mengakibatkan api terus membara membakar seluruh dinding sampai seisi rumah yang menyebabkan rumah berlantai dua itu habis terbakar mengakibatkan bayi Nadia Isir (4 tahun) tewas terbakar.
Karena tidak bisa terbendung amukan "si jago merah" seisi rumah mewah itu habis dimakan api yang mengakibatkan bayi Nadia Isir (4 tahun) tewas terpanggang.
Kapolresta Jayapura AKBP Roberth Djoensoe melalui Kasat Reskrim Polresta Jayapura, AKP Y.Takamuly yang dikonfirmasi wartawan di Mapolresta Jayapura, Selasa (15/1) membenarkan peristiwa yang mengenaskan itu. "Laporan saksi mata akan terus ditindak-lanjuti karena peristiwa itu menelan korban jiwa manusia tewasnya Nadia Isir, anak balita berumur 4 tahun -- untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelas Takamuly. (*/cax)