< >

Persema Bakal Dinakhodai Manajer Baru

Rabu, 16 Januari 2008 10:53
Kapanlagi.com - Persema Malang, Jawa Timur, pada musim kompetisi tahun 2008 bakal "dinahkodai" manajer baru, karena manajer lama Bambang DH. Suyono tidak bersedia dicalonkan kembali dengan alasan regenerasi ditubuh tim berjuluk Laskar Ken Arok itu.

"Saya sudah lima tahun menahkodai Persema dan sekarang sudah saatnya ada regenerasi apalagi banyak orang-orang muda yang memiliki dedikasi dan kemampuan untuk `mengendalikan` tim ini (Persema) bahkan mampu membawa Persema berprestasi lebih baik," kata Bambang DH. Suyono, Rabu.

Ia mengakui, selama Persema di bawah kendalinya belum ada prestasi yang membanggakan bahkan terpuruk dan kompetisi 2007 tak mampu menembus Superliga 2008 sebagai ajang kompetisi tertinggi di tanah air dan kesibukan sebagai Sekda Kota Malang yang tidak lagi memungkinkan untuk terus menahkodai tim yang pernah menyandang julukan "Bledek Biru" itu.

Hanya saja, katanya, manajer yang baru nanti harus lebih aktif dan mampu menggaet sponsor untuk mendanai Persema serta memiliki akses lebih luas baik dengan agen pemain maupun PSSI dan yang lebih penting mengentaskan Persema dari keterpurukan dan tahun 2009 bisa berkiprah di ajang yang lebih tinggi yakni di Superliga.

Nama-nama calon manajer Persema 2008 yang sudah muncul di antaranya adalah Hadi Santoso (Kadis Kimpraswil), Edy Sukarto (Kepala Badan Urusan Tanah dan Rumah/BUTR), mantan Kadinkes dr. Soebagyo Soetarjo, Husni Ali (Kepala Dispenda), Mardioko (Kadis Pasar).

Selain nama calon manajer Persema yang sudah mencuat, nama-nama pelatih juga mulai bermunculan dari yang asli Malang maupun luar Malang di antaranya Bambang Nurdiansyah, Aji Santoso, Subangkit, Rachmad Darmawan dan beberapa nama lainnya yang saat ini masih resmi menangani klub-klub peserta divisi utama maupun yang sudah lolos Superliga.

Salah seorang Ngalamania (suporter fanatik Persema), Andika, mengingatkan, manajer baru Persema yang nanti ditunjuk Ketua Umum harus bergerak cepat membidik sekaligus mengikat para pemain lama yang dipertahankan maupun baru termasuk pelatih yang sudah diincar, sebab pemain maupun pelatih kalau tidak ada kepastian akan hengkang dan berlabuh ke klub lain.

"Manajemen jangan sampai mengulang kejadian seperti musim kompetisi 2006 dan 2007, terlambat mengikat kontrak para pemain dan pelatih sehingga pemain maupun pelatih bidikan sudah digaet klub lain dan Persema hanya kebagian pemain-pemain yang memiliki kualitas pas-pasan dan akhirnya gagal menembus babak Superliga," katanya. (*/cax)