Astana Giribangun Masih Tertutup Untuk Umum

Kapanlagi.com - Kompleks makam mendiang Ibu Tien Soeharto di Astana Giribangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah kini tertutup untuk masyarakat umum karena proses pembersihan lumut yang menempel di dinding atau bebatuan di dalam kompleks makam belum selesai.

"Sudah tiga hari ini Astana Giribangun kami tutup sementara. Penutupan ini tidak ada kaitannya dengan kondisi Pak Harto saat ini," kata Kepala Kantor Pengelola Astana Giri Bangun Sukirno, di Karanganyar, Rabu.

Menurut dia, proses pembersihan lumut merupakan pekerjaan rutin para pekerja makam ini, namun pekerjaan itu tertunda akibat para pekerja ikut bergotong-royong membersihkan tanah longsor yang terjadi di sekitar Astana Giribangun beberapa waktu lalu..

Ia menuturkan, pada akhir Desember 2007 lalu sempat terjadi tanah longsor di jalur utama menuju makam ini. Akibatnya, para pegawai yang sebagian besar merupakan penduduk di sekitar Giribangun ini harus bergotong royong untuk membersihkan jalan dari sisa-sisa longsoran.

"Pembersihan sisa longsoran ini berlangsung sekitar 10 hari, akibatnya, pekerjaan untuk membersihkan lumut di kompleks Astana Giribangun ikut terganggu," katanya.

Ia mengatakan, proses pembersihan di kompleks ini baru dimulai beberapa hari yang lalu. Agar proses pembersihan tersebut tidak terganggu, maka pihak pengelola memutuskan untuk menutup sementara makam ini dari pengunjung atau peziarah sejak tiga hari lalu.

Ia belum dapat memastikan kapan proses pembersihan ini dapat diselesaikan. Menurut dia hujan yang turun dalam beberapa hari di wilayah ini juga menjadi salah satu kendala dalam proses pembersihan tersebut.

"Kalau hujan turun, pekerjaan terpaksa dihentikan. Apalagi kalau hujan yang turun seharian, maka proses pembersihan berhenti lebih lama," katanya.

Sementara itu, meskipun kawasan Matesih diguyur hujan sejak pagi hari, pengunjung Makam Astana Giribangun tetap berdatangan untuk melihat suasana dari dekat kompleks makam tersebut

Puluhan jurnalis baik dari media cetak maupun elektronik tetap setia berada di kompleks makam istri penguasa Orde Baru tersebut. Mereka terlihat bergerombol di halaman parkir Astana Giribangun.

Sejumlah petugas dari aparat kepolisian terlihat berjaga di pintu gerbang masuk Astana Giribangun. (*/cax)

©2003-2007 KapanLagi.com