"Capex (capital expenditure) itu 70 persennya untuk mendukung pengembangan infrastruktur Flexi, sedangkan sisanya untuk Speedy," kata Manager Sales Planning Telkom Jatim, Santoso Widodo, di Surabaya, Kamis.
Didampingi Communication Manager, Djadi Soagiarto, ia menjelaskan, Flexi yang saat ini telah memiliki pelanggan 2.222.222, diharapkan hingga akhir tahun 2008 mencapai 4.444.444 pelanggan.
Menurut dia, pelanggan Flexi, layanan telekomunikasi berbasis teknologi "Code Division Multiple Access" (CDMA) itu, mengalami pertumbuhan yang menggembirakan.
Penjualan yang sebelumnya hanya 4.000 nomor per hari, saat ini telah mencapai 8.000 nomor per hari. "Guna mendukung pencapaian jumlah pelanggan 4.444.444, kita berharap penjualan bisa mencapai 20 ribu nomor per hari," katanya menambahkan.
Sementara itu, untuk mendukung layanan terbaik bagi pelanggan Flexi, Telkom pada 2008 telah mengalokasikan anggaran sekitar 70 persen dari belanja modal Telkom Jatim Rp500 miliar.
Belanja modal untuk Flexi tersebut, semuanya dikonsentrasikan untuk penambahan "tower" (menara) telekomunikasi (Base Transceiver Station/BTS). Jumlah BTS Flexi di Jatim saat ini sebanyak 450 unit dan akhir 2008 diharapkan bisa mencapai 2.000 BTS.
"Untuk mengantisipasi pertumbuhan pelanggan Flexi dan meningkatkan layanannya, tidak ada jalan lain kecuali membangun, membangun dan membangun," kata Djadi Soegiarto menambahkan.
Bahkan, Telkom juga akan menggelar berbagai program, termasuk program mainan dalam layanan Flexi. Mainan yang akan ditawarkan kepada masyarakat itu terus diperbarui.
Sedangkan program lainnya seperti program "Trendy Dahsyat" yang sudah diluncurkan sejak 12 Januari 2008. Dari 24 area Telkom di Jatim, 22 area sudah dilaksanakan, sedangkan untuk wilayah Malang dan Surabaya akan diluncurkan 19 januari 2008.
Selain Flexi, Telkom juga terus menggenjot pemasaran layanan internet berkecepatan tinggi, Speedy.
Jumlah pelanggan Speedy di Jatim saat ini sebesar 18.000 satuan sambungan Speedy (SSS) dan dari jumlah tersebut 47 persen di Surabaya Timur, 30 persen di Surabaya Barat, 13 persen di Malang, 10 persen sisanya di Madiun dan Jember.
WIN
Lebih lanjut Djadi mengemukakan, guna meningkatkan layanan kepada pelanggan Flexi Telkom telah mengembangkan performansi infrastrukturnya, termasuk menambah kapasitas "Wireless Intelligent Network" (WIN) menjadi dua kali lipat dari enam juta menjadi 12 juta pelanggan Flexi.
WIN adalah "database" Flexi sekaligus fasilitas untuk melakukan proses "charging prepaid" untuk pelanggan Flexi Trendy (prabayar).
Sedangkan untuk mengantisipasi naiknya permintaan nomor Flexi Combo, Telkom menambah "Multi Service Provisioning Gateway" (MSPG). MSPG juga berfungsi untuk memproses isi ulang "voucher" Trendy dan membuka atau menutup isolir.
"Kami juga sedang menyiapkan untuk menambah kapasitas transfer SMS, setelah diperbesar dua kali, di triwulan I ini kami akan menambah menjadi 11,2 juta SMS per jam atau 28,8 juta per hari," katanya.
Menurut rencana, Telkom akan mengoperasikan pula 10 BTS bergerak (mobile BTS) serta satu unit mobile repeater eksisting pada triwulan I/2008. (kpl/rit)