Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Percepatan Pembangkit Tenaga Listrik, Yogo Pratomo, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Jumat menjelaskan proyek PLTU Percepatan di Jawa yaitu PLTU Suralaya, PLTU Paiton, PLTU Labuan, PLTU Indramayu, dan PLTU Rembang telah memulai konstruksi dan masih memenuhi jadwal sesuai tingkat kesulitan masing-masing.
"Dari kemajuan pekerjaan fisik masing-masing PLTU itu masih dapat ditargetkan jadwal pengoperasiannya sesuai kontrak," ujarnya. Sesuai kontak masa konstruksi PLTU kelas 300 MW adalah 30 bulan dan PLTU kelas 600 MW adalah 36 bulan.
PLTU Suralaya, kata dia, sudah menyelesaikan pekerjaan konstruksi sekitar delapan persen dan target pengoperasian satu unit PLTU pada Maret 2010. Sedangkan PLTU Paiton sudah selesai 11 persen dengan jadwal operasi Maret 2010.
PLTU lainnya yaitu PLTU Labuan sudah mencapai 16 persen dan target pengoperasian pada September 2009. "Kontraktornya bahkan akan mempercepat tiga bulan, sehingga ditargetkan unit satu beroperasi pada Juni 2009," katanya.
Sementara itu PLTU Indramayu dan PLTU Rembang yang ditargetkan selesai September 2009, saat ini masing-masih telah menyelesaikan tahap konstruksi sekitar 16 dan tujuh persen.
Ia juga menjelaskan proyek PLTU Percepatan lainnya di Jawa yang telah ditandatangani kontraknya pada Agustus 2007 yaitu PLTU Palabuhan Ratu, PLTU Lontar (Teluk Naga), dan PLTU Pacitan masih dalam persiapan lokasi dan diskusi rinci mengenai desain.
Demikian pula dengan proyek PLTU Percepatan lainnya di luar Jawa yang ditandatangani kontraknya pada Oktober 2007 yaitu PLTU Sumut, PLTU Lampung, PLTU Sulut, PLTU Gorontalo, dan PLTU NTB masih dalam persiapan lokasi dan desain.
Empat PLTU Percepatan di luar Jawa yang baru ditandatangani kontraknya pada Januari 2006 adalah PLTU Kepulauan Riau, PLTU NTT, PLTU Sulawesi Tenggara, dan PLTU Kalimantan Tengah.
"Persiapan fisiknya belum dapat dihitung secara prosentase tapi masih dalam koridor yang disepakati dalam kontrak masing-masing," kata Yogo.
Lebih rinci ia menjelaskan dalam proyek PLTU Percepatan ada 10 PLTU yang akan dibangun dengan total kapasitas 6.900 MW dan saat ini sudah delapan PLTU. Dua lainnya,yaitu PLTU yang berada di Tanjung Awar-Awar masih dalam persiapan kontrak dan PLTU yang berlokasi di Cilacap dalam pelaksanaan lelang ulang.
Sedangkan di luar Jawa ada ada 25 lokasi PLTU dengan total kapasitas sebesar 3.100 MW dan sembilan lokasi diantaranya sudah ditandatangani kontraknya dengan kapasitas 918 MW dan satu lokasi lagi di Kalimantan Barat sedang dalam persiapan kontrak. Sisanya masih dalam proses lelang. (*/rsd)