< >

Jatim Desak Pembangunan Jalan Tol Dipercepat

Jum'at, 18 Januari 2008 19:46
Kapanlagi.com - Gubernur Jatim, Imam Utomo, meminta kepada para investor agar mempercepat pembangunan jalan tol di Jatim karena pembangunan tol merupakan salah satu proyek pengungkit di Jatim.

"Pergerakan pembangunan tol berjalan lambat, dari sembilan proyek hanya Waru - Juanda dan Surabaya - Mojokerto yang bergerak," ujar Asisten Ekonomi Pembangunan Setdaprov Jatim, Chairul Djaelani di Surabaya, Jumat.

Proyek pembangunan jalan tol lainnya seperti Gempol - Pasuruan, Kertosono - Mojokerto, Gempol - Pandaan, Pasuruan - Probolinggo, Waru - Tanjung Perak masih dalam tahap Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

"Pembangunan jalan tol tidak seperti dulu karena diatur dalam PPJT sehingga sebelum dibangun harus dibebaskan dulu, seperti Waru - Wonokromo harus dibebaskan dulu," katanya.

Chairul Djaelani mengatakan untuk pembangunan jalan tol Waru - Juanda akan diresmikan Presiden SBY Maret mendatang.

"Yang terpenting sekarang ini adalah pembebasan tanah, harus ada intensifikasi pembebasan tanah agar lebih cepat, misalnya dengan strategi `door to door," katanya.

Chairul mengatakan untuk pembebasan lahan gubernur telah mengusulkan model "private sector" seperti Realestat Indonesia (REI) yang dengan mudah membebaskan lahan seluas 3.000 hektar.

"Pembebasan ini harus fleksibel, kalau per `region` `ndak` bisa. Kalau ada yang beda nanti dikatakan korupsi, sementara masyarakat mintanya beda-beda," katanya.

Menurut Chairul, usulan tersebut sudah disampaikan ke Setneg dan Departemen PU, yang dilanjutkan dengan studi banding ke China, Malaysia dan Singapura. (*/rsd)