< >

Ekspor Ikan Kaleng Asal Bali Naik 175%

Sabtu, 19 Januari 2008 05:09
Kapanlagi.com - Realisasi ekspor ikan dalam kemasan kaleng produksi Bali melambung dari 2.271 ton bernilai US$5,9 juta menjadi 6.253 ton seharga US$11,8 juta dolar 2007 hingga November.

Volume perdagangan hasil industri pengalengan itu naik hingga 175% sedangkan peraihan devisanya bertambah 99% perioda sebelas bulan 2007, tulis laporan Disperindag Propinsi Bali di Denpasar Jumat.

Perdagangan hasil industri itu cukup menggembirakan, sebab perolehan devisanya bisa mencapai di atas sepuluh juta dolar AS dan jumlah itu belum pernah tercapai selama ini, bahkan pernah menghilang dari daftar ekspor Bali.

Catatan ekspor ikan dalam kemasan kaleng pernah menghilang dari daftar perolehan devisa nonmigas Bali, ini bukan berarti usaha industrinya tidak berproduksi atau macet, kata laporan itu lagi.

Industri pengalengan ikan di Bali, terpusat di Jembrana, 80 Km barat Denpasar, masih tetap berproduksi bahkan volumenya meningkat, namun realisasi ekspornya kemungkinan lewat Jawa Timur sehingga devisanya tercatat di sana.

Ikan dalam kemasan kaleng produksi daerah ini, mampu memenuhi permintaan pasar luar negeri terutama dari konsumen asal AS, Jepang, Taiwan, Singapura dan perdagangan ekspor ini diharapkan bertambah terus setiap tahunnya.

Industri pengalengan yang ada di salah satu kawasan Pantai Jembrana itu, karena ikan lemuru yang menjadi bahan baku utama, ditangkap di selat Bali. Produksi nelayan dijual lewat TPI Pengambengan mencapai 6.000 ton tahun lalu.

Bali selain mengekspor ikan dalam kemasan kaleng juga daging dalam kaleng, sosis yang diproduksi di Denpasar dengan pemasaran utamanya ke Singapura, namun pengapalannya lewat Batam sehingga tidak termasuk dalam catatan ini. (*/rsd)