"Kita berhasil menambah jumlah pelanggan lebih dari 2,2 juta sehingga menjadi 6,4 juta pengguna," kata Rinaldi dalam jumpa pers yang didampingi oleh Direktur Keuangan PT Telkom Sudiro Asno, Direktur Utama PT Telkomsel, Kiskenda Suriahardja dan Eksekutif Vice President Strategic Investment And Corporate Planning PT Telkom Tbk, David Berg di kantor Telkom Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan pertumbuhan pelanggan Flexi mencapai puncaknya pada kuartal keempat 2007 setelah selesainya proses migrasi Flexi dari 1800 Mhz ke 900 Mhz pada akhir Oktober 2007.
"Dengan migrasi berjalan bahwa market share terutama di Jakarta dan Banten meningkat dan market share dua bulan itu lebih baik dari kompetitor CDMA lainnya di dua tempat itu," kata Rinaldi.
Untuk 2008, Telkom menargetkan dapat menambah pelanggan sebanyak 3 atau 4 juta orang.
Rinaldi mengatakan layanan broadband Speedy juga mengalami penambahan pelanggan yang cukup signifikan.
"Speedy mengalami pertumbuhan signifikan dari 93 ribu pelanggan menjadi 241 ribu pelanggan di akhir 2007. Kita harapkan 2008 ingin kita tingkatkan lebih tinggi lagi," kata Rinaldi.
Sedangkan Direktur Utama Telkomsel, Kiskenda Suriahardja mengatakan Telkomsel berhasil menambah pelanggan 12,2 juta orang pada 2007.
"Pertumbuhan pelanggan bersih Telkomsel sebanyak 12,2 juta orang selama 2007 sehingga total pelanggan mencapai 47,89 juta pelanggan sampai akhir tahun 2007," kata Kiskenda.
Untuk tahun 2008, Telkomsel menargetkan dapat meraih 8 juta - 9 juta pelanggan.
"Kita masih komitmen untuk antara 8 sampai 9 juta pelanggan dimana patokan kami 50% dari market share. Kita punya prediksi 18 juta pelanggan," kata Kiskenda. (kpl/rit)